Korah menghasut orang-orang
Bilangan 16:1
Pemberontakan Korah dan Hukuman Allah
“Suatu ketika, Korah, anak Yizhar, anak Kehat, anak Lewi, serta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On anak Pelet, mereka orang-orang Ruben, menghasut orang-orang.”Bilangan 16:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Korah bin Yizhar bin Kehat bin Lewi, beserta Datan dan Abiram, anak-anak Eliab, dan On bin Pelet, ketiganya orang Ruben, mengajak orang-orang”Bilangan 16:1 · TB
Terjemahan Baru
“Korah anak Yizhar dari kaum Kehat, suku Lewi, memberontak terhadap Musa. Ia didukung oleh tiga orang dari suku Ruben, yaitu Datan dan Abiram anak-anak Eliab, dan On anak Pelet, dan oleh 250 orang pemimpin terkenal yang dipilih oleh rakyat.”Bilangan 16:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Suatu hari, Korah anak Izar, dari marga Kehat suku Lewi, bersekongkol dengan tiga orang dari suku Ruben, yaitu Datan dan Abiram, keduanya anak Eliab, serta On anak Pelet.”Bilangan 16:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now Korah, the son of Izhar, the son of Kohath, the son of Levi, and Dathan and Abiram, the sons of Eliab, and On, the son of Peleth, sons of Reuben, took men:”Bilangan 16:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 16:1?
Ayat ini memperkenalkan tokoh utama pemberontakan: Korah, seorang Lewi dari keluarga Kehat, serta Datan, Abiram, dan On dari suku Ruben. Mereka menghasut orang-orang untuk menentang kepemimpinan Musa dan Harun. Ini menunjukkan bahwa pemberontakan sering dimulai oleh individu yang merasa tidak puas dan ingin merebut otoritas.
Latar belakang
Korah memimpin pemberontakan
Korah, seorang Lewi dari keturunan Kehat, bersama Datan, Abiram, dan On dari suku Ruben, mengumpulkan orang-orang untuk menantang kepemimpinan Musa dan Harun. Mereka menganggap Musa dan Harun terlalu meninggikan diri di atas umat yang seharusnya kudus.
Di mana
Padang gurun Sinai
Perkemahan Israel, dekat Gunung Sinai
Kapan
~1440 SM
Perjalanan di padang gurun
Yang berbicara
Penulis Kitab Bilangan
Tradisi Yahudi mengaitkan penulisan Taurat kepada Musa, namun teks ini ditulis dari perspektif naratif.
Kepada
Pembaca kitab
Orang Israel di padang gurun, dan pembaca Alkitab sepanjang masa.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָקַח
laqach · menghasut
mengambil, membawa, atau merangkul seseorang untuk suatu tujuan
אֲנָשִׁים
anashim · orang-orang
laki-laki dewasa, sering digunakan untuk orang-orang terkemuka
רְאוּבֵן
Reuven · Ruben
nama suku Israel, anak sulung Yakub, yang kehilangan hak kesulungan karena dosanya
Kata 'menghasut' (laqach) secara harfiah berarti 'mengambil', menunjukkan bahwa Korah secara aktif merekrut pengikut dengan membawa mereka ke dalam pemberontakannya. Keterlibatan suku Ruben, yang kehilangan hak kesulungan, menandakan keinginan untuk merebut kembali posisi kepemimpinan.
Tahukah kamu
Korah adalah sepupu Musa
Korah adalah anak Yizhar, yang adalah saudara Amram, ayah Musa. Jadi Korah dan Musa adalah sepupu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 16:1
Kejadian 49:3-4
Latar belakang Ruben
“Ruben, engkaulah anak sulungku... Tetapi engkau telah melanggar batas, engkau naik ke tempat tidur ayahmu.”
Bilangan 12:1-2
Pemberontakan serupa
“Miriam dan Harun berkata: 'Sungguh, TUHAN hanya berfirman melalui Musa? Bukankah Dia juga berfirman melalui kita?'”
Mazmur 106:16
Iri hati
“Mereka iri kepada Musa di perkemahan, dan kepada Harun, orang kudus TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 16:1
✕ Sering dikira
Menganggap pemberontakan ini hanya tentang pembagian kekuasaan politik.
✓ Yang sebenarnya
Korah dan pengikutnya menolak otoritas yang diberikan Allah kepada Musa dan Harun, bukan sekadar ambisi pribadi.
✕ Sering dikira
Menganggap semua orang Ruben terlibat dalam pemberontakan.
✓ Yang sebenarnya
Hanya Datan, Abiram, dan On yang disebutkan, bukan seluruh suku Ruben.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 16:1
Siapa yang Anda dengarkan? Jangan biarkan orang yang tidak puas menghasut Anda untuk menentang pemimpin yang sah. Evaluasi motivasi mereka dengan bijak.
Tuhan, berilah kami kebijaksanaan untuk mengenali hasutan yang merusak dan hati yang setia untuk mengikuti kepemimpinan yang Engkau tetapkan. Amin.