Keturunan Ruben

1 Tawarikh 5:3

Silsilah Suku Israel dan Ketidaksetiaan Mereka

PerikopKeturunan Ruben · 1 Tawarikh 5:1-10 →
“Anak-anak Ruben, yaitu anak sulung Yakub adalah Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi.”

1 Tawarikh 5:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 5:3?

Ayat ini mendaftarkan anak-anak Ruben: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Ini adalah catatan silsilah yang penting untuk mempertahankan identitas dan hak waris suku Ruben, meskipun mereka tidak mendapatkan hak sulung.

Latar belakang

Silsilah Ruben dicatat

Ayat ini memulai daftar keturunan Ruben dengan menyebut empat anaknya: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Mereka adalah nenek moyang dari kaum-kaum dalam suku Ruben, yang wilayahnya di sebelah timur Yordan.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penulisan kitab

Kapan

~400 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pencatatan silsilah
Keturunan Ruben dicatat
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kisah Para Tawarikh

penulis kitab, ~400 SM

O

Kepada

Orang Israel pasca-pembuangan

umat yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנִים

banim · anak-anak

anak-anak laki-laki, keturunan

חֲנוֹךְ

Khanokh · Henokh

nama yang berarti 'terdedikasi'

פַּלּוּא

Pallu · Palu

nama yang berarti 'terkemuka'

Kata 'banim' menekankan pentingnya garis keturunan, sementara nama-nama seperti 'Henokh' dan 'Palu' mencerminkan doa dan harapan orang tua. Ini menunjukkan bahwa setiap orang punya tempat dalam rencana Allah.

Tahukah kamu

Nama-nama kuno

Nama 'Palu' dalam bahasa Ibrani adalah 'Pallu' yang artinya 'terkemuka', menunjukkan harapan orang tua.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 5:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 5:3

✕  Sering dikira

Daftar ini hanya sejarah kuno

✓  Yang sebenarnya

Mencatat identitas dan kepemilikan tanah bagi umat

✕  Sering dikira

Henokh di sini sama dengan Henokh yang berjalan dengan Allah

✓  Yang sebenarnya

Ini Henokh yang berbeda, anak Ruben

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 5:3

Setiap orang, sekalipun bukan yang terdepan, memiliki catatan nama dan sejarah di hadapan Allah. Kita berharga bukan karena status, tetapi karena kita dikenal oleh-Nya.

Tuhan, terima kasih karena namaku tertulis di hati-Mu. Tolong aku menghargai setiap orang sebagai pribadi yang berharga. Amin.