Keledai Terdesak di Jalan Sempit
Bilangan 22:25
Keledai Melihat Malaikat
“Keledai itu kembali melihat malaikat TUHAN sehingga keledai itu merapatkan tubuhnya pada tembok. Ia memukul kembali keledai itu karena kaki Bileam terimpit tembok.”Bilangan 22:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika keledai itu melihat Malaikat TUHAN, ditekankannyalah dirinya kepada tembok, sehingga kaki Bileam terhimpit kepada tembok. Maka ia memukulnya pula.”Bilangan 22:25 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika keledai itu melihat malaikat TUHAN, ia minggir sehingga kaki Bileam terjepit ke tembok. Bileam memukul lagi keledai itu.”Bilangan 22:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika keledai itu melihat malaikat itu berdiri di depannya, dia minggir ke tembok sehingga kaki Bileam terjepit ke tembok. Lalu Bileam memukul lagi keledai itu.”Bilangan 22:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the ass saw the angel of the LORD, she thrust herself unto the wall, and crushed Balaam’s foot against the wall: and he smote her again.”Bilangan 22:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 22:25?
Ketika keledai Bileam melihat malaikat Tuhan di jalan yang sempit, ia menekan tubuhnya ke tembok, menyebabkan kaki Bileam terjepit. Bileam marah dan memukul keledai itu lagi, tetapi keledai itu justru menyelamatkan nyawanya dengan berhenti.
Latar belakang
Keledai Menghindar Kedua Kalinya
Malaikat TUHAN berdiri di jalan sempit yang diapit tembok. Keledai melihatnya dan merapat ke dinding, menyesakkan kaki Bileam. Bileam yang tidak melihat malaikat itu memukul keledainya lagi.
Di mana
Dataran Moab
Jalan sempit di antara kebun anggur
Kapan
~1406 SM
Perjalanan menuju Kanaan
Yang berbicara
Narator
Penulis tradisional kitab Bilangan, menyampaikan kisah dengan otoritas.
Kepada
Pembaca
Umat yang merenungkan peristiwa Bileam.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָתוֹן
aton · keledai
keledai betina, sering digunakan sebagai hewan tunggangan.
קִיר
qir · tembok
dinding atau tembok pembatas, sering terbuat dari batu.
לָחַץ
lachatz · terimpit
menekan atau menyempitkan, menyebabkan rasa sakit.
Kata-kata ini menyoroti ketegangan: keledai setia, tetapi Bileam tidak peka secara rohani dan justru menyalahkan hewan yang menyelamatkannya.
Tahukah kamu
Jalan Sempit
Dalam tradisi Timur Tengah, jalan seperti ini umum di antara kebun anggur, cukup untuk satu keledai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 22:25
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 22:25
✕ Sering dikira
Bileam memukul keledai karena dia jahat dan kejam.
✓ Yang sebenarnya
Bileam belum melihat malaikat, jadi dia mengira keledainya memberontak tanpa sebab.
✕ Sering dikira
Malaikat hanya muncul sekali dan kemudian pergi.
✓ Yang sebenarnya
Malaikat muncul tiga kali, dan setiap kali keledai melihatnya sebelum Bileam.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 22:25
Terkadang kita marah ketika rencana kita terhambat, padahal mungkin itu cara Tuhan melindungi kita dari bahaya. Belajarlah untuk memperhatikan tanda-tanda Tuhan di sekelilingmu, terutama melalui keadaan yang tidak terduga.
Tuhan, bukalah mataku untuk melihat pekerjaan-Mu di balik setiap hambatan, dan berilah aku hati yang rendah hati untuk menerima teguran-Mu. Amin.