Anak Panah Yang Mahakuasa Menancap
Ayub 6:4
Ayub: Roh Tuhan Meracuni dan Kengerian Menyerang
PerikopAyub Kecewa terhadap Sahabat-Sahabatnya · Ayub 6:1-30 →“Sebab, anak panah Yang Mahakuasa ada di dalam tubuhku; rohku meminum racunnya; kengerian Allah berbaris melawan aku.”Ayub 6:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena anak panah dari Yang Mahakuasa tertancap pada tubuhku, dan racunnya diisap oleh jiwaku; kedahsyatan Allah seperti pasukan melawan aku.”Ayub 6:4 · TB
Terjemahan Baru
“Panah dari Yang Mahakuasa menembus tubuhku; racunnya menyebar ke seluruh jiwa ragaku. Kedahsyatan Allah sangat mengerikan, dan menyerang aku bagai pasukan lawan.”Ayub 6:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For the arrows of the Almighty are within me, the poison whereof drinketh up my spirit: the terrors of God do set themselves in array against me.”Ayub 6:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 6:4?
Ayub merasa bahwa Allah sendiri yang menyerangnya dengan panah-panah yang menyebabkan racun memenuhi rohnya. Dia merasa dikelilingi oleh kengerian yang datang dari Allah, sehingga ia merasa tidak ada jalan keluar.
Latar belakang
Ayub merasa ditembak oleh Allah
Ayub menggambarkan penderitaannya sebagai anak panah dari Yang Mahakuasa yang tertancap di tubuhnya, dan racunnya memenuhi rohnya. Ia merasa dikepung oleh kengerian dari Allah, seolah-olah Allah sendiri yang menjadi musuhnya.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kota, sedang berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, kaya dan tak bercela
Kepada
Elifas, Bildad, dan Zofar
tiga sahabat Ayub yang datang untuk menghibur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חִצִּים
khitzim · anak panah
anak panah atau panah yang melesat cepat, sering dipakai sebagai hukuman dari Allah
רוּחִי
ruchi · rohku
roh atau napas, inti dari kehidupan dan emosi seseorang
בִּעוּתִים
bi'utim · kengerian
teror atau kengerian yang tiba-tiba, sering kali dari Allah, menyebabkan rasa takut yang luar biasa
Ayub memakai istilah perang: anak panah, racun, dan kengerian menunjukkan bahwa ia melihat Allah sebagai penyerang, bukan pembela. Ini adalah ungkapan kejujuran yang radikal dalam penderitaan.
Tahukah kamu
Anak panah beracun?
Di zaman kuno, anak panah bisa dicelupkan ke dalam racun untuk mematikan. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan bahwa penderitaannya bukan hanya fisik, tetapi juga menusuk jiwanya, seperti racun yang menyebar ke seluruh tubuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:4
Mazmur 38:2
panah Tuhan
“Sebab anak-anak panah-Mu telah menembus aku, dan tangan-Mu telah menekan aku.”
Ratapan 3:12
sasaran panah
“Ia membidik panah-Nya, dan menempatkan aku sebagai sasaran.”
Ulangan 32:23
panah hukuman
“Aku akan menimpakan malapetaka kepada mereka, dan memakai anak panah-Ku sampai habis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 6:4
✕ Sering dikira
Ayub benar-benar terkena panah fisik dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora: penderitaan yang dialami Ayub begitu hebat sehingga ia merasa seperti ditembak panah, tetapi tidak ada panah fisik.
✕ Sering dikira
Ayub menyalahkan Tuhan sebagai penyerang secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub memang merasa Tuhan yang mengirim penderitaan, tetapi ia tetap beriman dan tidak meninggalkan Tuhan; ia hanya jujur tentang perasaannya.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 6:4
Terkadang kita juga merasa bahwa Tuhan tidak berpihak pada kita, dan penderitaan terasa seperti serangan. Namun, ingatlah bahwa kita dapat membawa perasaan ini kepada Tuhan dalam doa, seperti Ayub yang jujur tentang pergumulannya.
Tuhan, saat aku merasa seperti terkena panah-Mu, tolong aku untuk tetap mencari wajah-Mu dan percaya bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan aku. Amin.