Ayub Merindukan Timbangan untuk Kesusahan
Ayub 6:3
Ayub Menjawab: Kesusahan Berat dan Harapan Akan Kematian
PerikopAyub Kecewa terhadap Sahabat-Sahabatnya · Ayub 6:1-30 →“Sebab, beratnya akan melebihi pasir di laut. Karena itu, kata-kataku menjadi gegabah.”Ayub 6:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka beratnya akan melebihi pasir di laut; oleh sebab itu tergesa-gesalah perkataanku.”Ayub 6:3 · TB
Terjemahan Baru
“pasti lebih berat daripada pasir samudra. Jadi, jangan heran jika kata-kataku kurang hati-hati serta terburu-buru.”Ayub 6:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For now it would be heavier than the sand of the sea: therefore my words are swallowed up.”Ayub 6:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 6:3?
Ayub menjelaskan bahwa kata-katanya yang kasar dan tidak terkontrol adalah akibat dari penderitaan yang luar biasa. Dia membandingkan berat penderitaannya dengan pasir di laut yang tidak dapat dihitung, sehingga tidak heran dia berbicara dengan gegabah.
Latar belakang
Ayub menginginkan kesusahannya ditimbang
Setelah Elifas menuduhnya berdosa, Ayub merespons dengan kesedihan yang mendalam. Ia berharap kesusahannya dapat ditimbang dan dibandingkan dengan beratnya, karena ia merasa bebannya tak tertahankan.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kota, sedang berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, kaya dan tak bercela
Kepada
Elifas, Bildad, dan Zofar
tiga sahabat Ayub yang datang untuk menghibur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּעְסִי
ka'asi · kesusahanku
kemarahan, kesedihan, atau kesusahan yang mendalam yang memenuhi hati
שָׁקֹל
shaqol · ditimbang
menimbang dengan timbangan, mengukur berat secara tepat
הַוָּתִי
hawwati · kesengsaraanku
penderitaan, kehancuran, atau malapetaka yang menimpa
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Ayub mengalami penderitaan yang bukan hanya fisik, tetapi juga emosional dan spiritual, dan ia menginginkan agar penderitaan itu diakui dan diukur, bukan diremehkan oleh sahabat-sahabatnya.
Tahukah kamu
Timbangan di zaman kuno
Timbangan pada zaman Ayub adalah batang dengan dua piringan yang digantung. Orang biasa menimbang logam mulia atau bahan dagangan, tetapi Ayub memakai metafora ini untuk menunjukkan betapa berat penderitaannya, bahkan melebihi pasir laut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:3
Mazmur 38:4
beratnya beban
“Kesalahanku telah menenggelamkan aku, seperti beban yang berat, terlalu berat untuk kutanggung.”
Amsal 16:2
timbangan hati
“Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHANlah yang menguji hati.”
Ayub 31:6
timbangan kebenaran
“Biarlah Ia menimbang aku dengan timbangan yang benar, maka Allah akan mengetahui ketulusanku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 6:3
✕ Sering dikira
Ayub menginginkan kesusahannya ditimbang agar terlihat hebat di hadapan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru merasa bebannya terlalu berat dan ingin agar Tuhan melihat betapa beratnya, tetapi bukan untuk pamer, melainkan untuk dipahami.
✕ Sering dikira
Ayub sedang bersikap tidak percaya kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tetap percaya kepada Tuhan, tetapi ia jujur tentang penderitaannya; ia tidak berpura-pura kuat di hadapan Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 6:3
Ketika kita sedang berada di bawah tekanan berat, kata-kata kita bisa menjadi tidak terkontrol. Mari kita belajar untuk memberi ruang bagi orang lain yang sedang berjuang dan tidak langsung menghakimi mereka atas ucapan mereka.
Ya Tuhan, ketika aku menghadapi tekanan hidup yang berat, jauhkanlah aku dari perkataan yang gegabah dan berilah aku hikmat untuk menahan lidahku. Amin.