Timbangan yang Tak Seimbang

Ayub 6:2

Beratnya Kesusahan Ayub

“Ah, seandainya kesusahanku ditimbang, dan semua kesengsaraanku diletakkan di atas timbangan!

Ayub 6:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 6:2?

Ayub mengandaikan bahwa penderitaannya dapat ditimbang dan diukur secara nyata. Dia ingin agar orang lain memahami betapa beratnya bebannya, yang baginya melebihi pasir di laut.

Latar belakang

Seandainya Kesusahan Bisa Ditimbang

Ayub mengandaikan bahwa penderitaannya seberat pasir di laut. Ia merasa kata-katanya menjadi gegabah karena beban yang ia tanggung, dan ia ingin orang lain bisa memahami seberat itu.

Di mana

Tanah Us

Di timbunan abu, di luar kota

Kapan

~1550 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub meratap dan mengutuk kelahirannya
Ayub menjelaskan beratnya penderitaannya
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Penderita yang mencari keadilan dari Allah

T

Kepada

Tiga Sahabat

Orang-orang yang menegur Ayub dengan kasar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁקוֹל

shakol · ditimbang

menentukan berat dengan timbangan, juga berarti 'mempertimbangkan'

הַוָּתִי

hawati · kesengsaraanku

petaka atau malapetaka, sering menunjuk pada kehancuran

מֹאזְנַיִם

moznayim · timbangan

alat ukur berat, terdiri dari dua piringan

Kata 'kesengsaraan' (havah) menunjuk pada kehancuran yang datang dari luar, bukan sekadar perasaan. Ayub ingin penderitaannya 'ditimbang' seperti barang dagangan, agar bisa dilihat nyata.

Tahukah kamu

Pasir di Laut

Metafora pasir di laut adalah gambaran yang sering dipakai untuk sesuatu yang tak terhitung (Kejadian 22:17), menunjukkan betapa beratnya penderitaan Ayub.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 6:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 6:2

✕  Sering dikira

Ayub hanya membesar-besarkan penderitaannya.

✓  Yang sebenarnya

Ayub memakai hiperbola untuk menyampaikan keputusasaan yang nyata.

✕  Sering dikira

Ayub percaya bahwa penderitaan bisa diukur secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk meminta pengertian, bukan perhitungan harfiah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 6:2

Kita mungkin tidak bisa mengukur penderitaan orang lain dengan timbangan, tetapi kita bisa berusaha untuk mendengarkan dan berempati tanpa menghakimi. Beratnya penderitaan seseorang tidak bisa diremehkan.

Tuhan, tolong aku untuk peka terhadap beratnya beban orang lain dan berikan aku hati yang mau mendengar dan mengasihi mereka yang sedang menderita. Amin.