Hilang seperti mimpi

Ayub 20:7

Zofar: Nasib Orang Fasik

PerikopOrang Fasik Akan Binasa · Ayub 20:1-29 →
“dia akan binasa selama-lamanya, seperti kotorannya sendiri. Mereka yang pernah melihatnya akan berkata, ‘Di mana dia?’”

Ayub 20:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:7?

Ayub 20:7 menggambarkan bahwa orang fasik yang sombong akan binasa selamanya, seperti sampah yang hilang. Orang yang melihatnya akan bertanya, 'Di mana dia?' sebagai tanda bahwa kehadirannya tidak lagi ditemukan. Ini menunjukkan bahwa kesombongan dan kejahatan pada akhirnya tidak bertahan.

Latar belakang

Zofar menggambarkan kehancuran orang fasik

Zofar sedang menjawab Ayub yang mengaku tidak bersalah. Ia menegaskan bahwa kejayaan orang fasik itu singkat, seperti mimpi yang lenyap saat bangun.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub dihajar penyakit kulit
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub, orang Naama, tegas dan dogmatis

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang berdebat dengan teman-temannya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָף

af · terbang menghilang

terbang, melayang cepat seperti burung

חֲלוֹם

khalom · mimpi

mimpi, pengalaman tidur yang tidak nyata

רָדַף

radaf · dihalau

mengejar, mengusir dengan paksa

Ketiga kata ini menekankan betapa cepat dan tak berbekasnya kehidupan orang fasik: seperti mimpi yang terbang dan dikejar hingga hilang.

Tahukah kamu

Mimpi dalam budaya kuno

Orang zaman dahulu percaya mimpi bisa menjadi pesan ilahi, tetapi di sini Zofar memakai mimpi sebagai gambaran ketidaknyataan dan kefanaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:7

✕  Sering dikira

Zofar berbicara tentang nasib umum semua orang yang kaya.

✓  Yang sebenarnya

Zofar khusus menunjuk orang fasik yang sombong, bukan semua orang kaya.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa orang benar tidak pernah bermimpi.

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya metafora perbandingan, bukan ajaran tentang mimpi harfiah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:7

Kesombongan bisa membuat kita merasa hebat, tapi ingat bahwa semua itu bisa hilang dalam sekejap. Cobalah untuk tetap rendah hati dan bersandar pada Tuhan, bukan pada kehebatan diri sendiri.

Tuhan, ajar aku untuk rendah hati, dan jangan biarkan kesombongan menghancurkan hidupku. Amin.