Anak panah menembus punggung orang fasik

Ayub 20:25

Zofar: nasib orang fasik yang kejam

Anak panah itu dicabut, dan keluar dari punggungnya; mata panah yang berkilat keluar dari empedunya; kengerian menimpanya.

Ayub 20:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:25?

Ayub 20:25 menggambarkan hukuman Allah atas orang fasik: meskipun ia mencoba melarikan diri dari senjata besi, anak panah tembaga menembusnya, melambangkan bahwa tidak ada jalan keluar dari murka Allah. Ini menekankan kepastian penghakiman ilahi.

Latar belakang

Anak panah yang mematikan

Zofar menggambarkan bagaimana orang fasik, yang mencoba melarikan diri dari senjata besi, akhirnya tertembus anak panah tembaga. Anak panah itu menembus punggungnya dan keluar dari empedunya, melambangkan kematian yang tak terhindarkan.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat Ayub berkabung, di antara puing-puing

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kesengsaraan Ayub dimulai
Ayub diuji lebih jauh
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub, tegas dan dogmatis

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַף

shalaf · dicabut

menarik keluar, mencabut

עָבַר

avar · tembus

lewat, menembus

בָּרָק

baraq · berkilat

kilat, berkilau

Ketiga kata ini menggambarkan kehancuran yang cepat dan menyakitkan: panah dicabut, menembus tubuh, dan berkilat seperti petir. Ini menekankan kematian yang mendadak dan mengerikan bagi orang fasik.

Tahukah kamu

Panah berkilat

Dalam bahasa Ibrani, 'mata panah yang berkilat' bisa merujuk pada kilatan petir, menunjukkan murka ilahi yang menyambar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:25

✕  Sering dikira

Mengira panah ini adalah kesialan biasa bagi orang fasik.

✓  Yang sebenarnya

Zofar sedang menggambarkan hukuman ilahi yang spesifik, bukan sekadar kecelakaan.

✕  Sering dikira

Mengira Ayub adalah orang fasik yang dimaksud.

✓  Yang sebenarnya

Zofar menuduh Ayub secara tidak langsung, tetapi pembaca tahu Ayub tidak bersalah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:25

Saat kita berpikir bisa lolos dari konsekuensi dosa, ingatlah bahwa Allah melihat segalanya. Jangan mengandalkan kecerdikan sendiri, tetapi bertobatlah dan hiduplah dalam terang kebenaran-Nya.

Tuhan, jauhkan kami dari jalan orang fasik dan lindungi kami dari akibat dosa, sehingga kami selalu berlindung dalam kasih-Mu. Amin.