Makanan Berubah Racun

Ayub 20:14

Zofar: Upah Orang Fasik

makanannya itu berubah di dalam perutnya, menjadi racun ular berbisa di dalamnya.

Ayub 20:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:14?

Ayub 20:14 menyatakan bahwa makanan yang manis itu akan berubah menjadi racun ular di dalam perut orang fasik. Artinya, kenikmatan dosa yang semula tampak baik akan menjadi pahit dan merusak dirinya sendiri.

Latar belakang

Akibat dari menyimpan kejahatan

Zofar melanjutkan: apa yang tadinya manis di mulut menjadi racun di perut. Ini adalah gambaran bahwa kejahatan yang dinikmati pada akhirnya akan menghancurkan orang itu sendiri. Kekayaan yang diperoleh dengan curang akan dimuntahkan.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat abu, di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub diuji tiga sahabat
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub yang dogmatis, percaya penderitaan = hukuman

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang mencari jawaban

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶהְפַּךְ

nehpak · berubah

berubah, menjadi terbalik, berbalik

בְּמֵעָיו

beme'av · perutnya

usus, organ dalam, perut

רֹאשׁ

rosh · racun

racun, empedu, bisa juga berarti 'kepala'

'Berubah' menunjukkan transformasi total: yang tadinya manis menjadi racun. Ini menekankan bahwa dosa yang dinikmati akan berbalik menghancurkan.

Tahukah kamu

Racun ular berbisa di zaman kuno

Orang zaman dahulu percaya racun ular bisa membuat perut mual dan muntah. Zofar memakai gambaran ini untuk menunjukkan betapa mengerikannya akibat dosa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:14

✕  Sering dikira

Mengira ini bicara tentang makanan fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan tentang kejahatan yang dipelihara, yang pada akhirnya menjadi racun rohani.

✕  Sering dikira

Menganggap racun berasal dari ular secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Racun di sini adalah metafora untuk akibat dosa yang menyakitkan dan mematikan.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:14

Dosa sering menawarkan kesenangan sesaat, tapi akhirnya membawa kepahitan dan kehancuran. Kita perlu bijak memilih apa yang kita telan secara rohani, karena setiap dosa pasti ada konsekuensinya.

Ya Allah, jauhkanlah aku dari kepahitan akibat dosa; ubahlah hatiku sehingga aku hanya merindukan perkara yang baik di hadapan-Mu. Amin.