Kejahatan yang Disimpan Manis

Ayub 20:13

Zofar: Upah Orang Fasik

walaupun dia menyayangkannya, dan tidak membiarkannya pergi, serta menahannya di dalam mulutnya,

Ayub 20:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 20:13?

Ayub 20:13 menggambarkan orang fasik yang menikmati kejahatannya seperti makanan manis yang ia simpan di mulutnya dan tidak mau melepaskannya. Ini menunjukkan betapa dalam keterlibatannya dengan dosa, sehingga ia rela menahannya terus-menerus.

Latar belakang

Zofar melukiskan orang fasik yang menyimpan kejahatan

Zofar menggambarkan orang fasik yang menikmati kejahatan seperti makanan manis, menyimpannya di mulut, tidak mau melepaskannya. Ini adalah kiasan tentang bagaimana orang fasik dengan sengaja memelihara dosa, menolak bertobat.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat abu, di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Ayub diuji tiga sahabat
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Teman Ayub yang dogmatis, percaya penderitaan = hukuman

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang mencari jawaban

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יַעְזֹב

ya'azor · menahannya

meninggalkan, melepaskan, atau menahan; di sini berarti menahan erat

חִכּוֹ

chikko · mulutnya

langit-langit mulut, bagian dalam mulut

רָעָה

ra'ah · kejahatan

kejahatan, keburukan, malapetaka

Ketiga kata ini menunjukkan kesengajaan dan kenikmatan dalam memelihara kejahatan. Orang fasik bukan hanya berbuat dosa, tetapi juga 'menyimpan' dan 'menahan'nya sebagai sesuatu yang berharga.

Tahukah kamu

Kata 'menahannya' dalam bahasa Ibrani

Kata yang diterjemahkan 'menahannya' adalah 'ya'azor', yang juga bisa berarti 'meninggalkan' atau 'melepaskan'. Di sini jelas ia menahan erat-erat, menunjukkan kesengajaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 20:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 20:13

✕  Sering dikira

Mengira Zofar berbicara tentang dosa yang tidak disengaja.

✓  Yang sebenarnya

Zofar justru menyoroti kesengajaan: orang fasik 'menyimpan' dan 'menahan' kejahatan dengan cinta.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya metafora tentang makanan.

✓  Yang sebenarnya

Ini berbicara tentang sikap hati yang memeluk dosa, bukan sekadar kenikmatan fisik.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 20:13

Kita mungkin tergoda untuk 'menyimpan' dosa kesayangan, berpikir itu memberi kenikmatan. Namun, menyimpannya hanya akan meracuni hidup kita. Periksalah hati kita, apakah ada dosa yang sengaja kita pelihara?

Tuhan, ampuni aku jika aku masih menyimpan dosa yang manis di mulutku; tolong aku untuk melepaskannya dan berpaling kepada-Mu. Amin.