Elifas menuduh Ayub melawan Allah
Ayub 15:25
Hikmat Manusia vs. Penderitaan Ayub
“Sebab, dia merentangkan tangannya melawan Allah, dan menyombongkan diri melawan Yang Mahakuasa.”Ayub 15:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena ia telah mengedangkan tangannya melawan Allah dan berani menantang Yang Mahakuasa; Ayub 15.26–33 46”Ayub 15:25 · TB
Terjemahan Baru
“Begitulah nasib orang yang menantang Allah, dan berani melawan Yang Mahakuasa.”Ayub 15:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For he stretcheth out his hand against God, and strengtheneth himself against the Almighty.”Ayub 15:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:25?
Ayub 15:25 menjelaskan bahwa orang fasik melawan Allah dengan sombong dan angkuh, menganggap dirinya kuat dan tidak butuh Tuhan.
Latar belakang
Elifas menggambarkan orang fasik
Elifas menuduh Ayub berdosa karena berani melawan Allah. Dia melukiskan orang fasik yang menentang Tuhan dengan sombong dan keras kepala.
Di mana
Tempat pembuangan abu di luar kota
Di tumpukan abu, setelah Ayub berkata putus asa
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
Sahabat Ayub yang lebih tua, yakin penderitaan = hukuman dosa
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita tanpa sebab, sedang berkabung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁח יָד
yashach yad · merentangkan tangannya
Mengulurkan tangan sebagai tanda permusuhan atau tantangan
אֶל
el · melawan
Preposisi yang menandakan arah, di sini berarti bermusuhan dengan Allah
גָּבַר
gabar · menyombongkan diri
Menjadi kuat atau berkuasa, sering dipakai untuk bertindak dengan angkuh
Ketiga kata ini membentuk gambaran orang yang secara aktif menantang Allah, bukan sekadar pasif tidak percaya. Elifas menuduh Ayub melakukan hal itu.
Tahukah kamu
Bahasa Ibrani tentang 'melawan'
Kata yang diterjemahkan 'merentangkan tangan' bisa berarti doa, tapi di sini konteksnya jelas permusuhan melawan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:25
Ayub 13:14
Adu argumen
“Mengapa aku harus mengambil dagingku dengan gigiku, dan mempertaruhkan nyawaku? (bukan persis)”
Mazmur 37:14
Konteks orang fasik
“Orang fasik menghunus pedang dan melentur busur mereka untuk menjatuhkan orang miskin dan orang sengsara”
Yesaya 14:13
Kesombongan melawan
“Engkau yang berkata dalam hatimu: Aku akan naik ke langit”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:25
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub benar-benar memberontak terhadap Allah
✓ Yang sebenarnya
Ini tuduhan keliru dari Elifas; Ayub tidak pernah menolak Allah, hanya mempertanyakan penderitaannya
✕ Sering dikira
Menganggap orang fasik pasti kelihatan fisiknya
✓ Yang sebenarnya
Gambaran ini adalah kiasan tentang sikap hati, bukan ciri fisik
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:25
Saat kita merasa mampu mengatasi segalanya sendiri, kita bisa jatuh dalam kesombongan yang sama. Mari ingat bahwa kekuatan sejati ada dalam kerendahan hati di hadapan Allah.
Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan yang melawan Engkau, dan ajari aku untuk selalu bersandar pada-Mu. Amin.