Penderitaan Orang Fasik

Ayub 15:19

Elifas Menuduh Ayub dengan Tegas

PerikopElifas Mencerca Ayub · Ayub 15:1-35 →
“kepada mereka sendiri negeri itu diberikan, dan tidak ada satu orang asing pun yang lewat di antara mereka.”

Ayub 15:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 15:19?

Ayat ini merujuk pada orang-orang berhikmat yang mewariskan ajaran mereka secara turun-temurun, dan negeri mereka diberikan kepada mereka tanpa campur tangan orang asing. Ini menegaskan bahwa hikmat sejati berasal dari tradisi dan pengalaman nenek moyang, bukan dari klaim pribadi.

Latar belakang

Nasib Orang Fasik

Elifas menggambarkan bahwa orang fasik akan mengalami kesakitan sepanjang hidupnya, meskipun mereka tampak makmur. Ini adalah bagian dari argumennya bahwa Ayub menderita karena dosanya, sehingga ia menasihati Ayub untuk mengakui kesalahannya.

Di mana

Teman

Di lokasi pembuangan abu, tempat Ayub duduk meratap

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Teguran kedua Elifas
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Teman Ayub yang lebih tua, percaya penderitaan pasti akibat dosa.

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita hebat, kehilangan segalanya.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִתְחוֹלֵל

yitḥolel · menggeliat kesakitan

berputar atau menggeliat karena sakit yang hebat

כָּל־יָמָיו

kol-yamav · sepanjang hidupnya

selama hari-harinya, seumur hidup

עָרִיץ

arits · penindas

orang yang kejam dan menindas orang lain

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penderitaan orang fasik bukan hanya hukuman akhir, tetapi sudah berlangsung seumur hidupnya, dan itu adalah akibat dari tindakan penindasannya sendiri.

Tahukah kamu

Teman: Kota di Edom

Teman adalah kota di Edom yang terkenal dengan kebijaksanaan penduduknya, sehingga perkataan Elifas dianggap berbobot.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 15:19

✕  Sering dikira

Orang fasik selalu menderita secara fisik sepanjang hidupnya.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hiperbolis, menekankan kegelisahan batin, bukan selalu penderitaan fisik.

✕  Sering dikira

Ayub dianggap fasik oleh Elifas, jadi ayat ini tepat untuknya.

✓  Yang sebenarnya

Pembaca tahu Ayub tidak fasik; ini tuduhan keliru dari Elifas.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 15:19

Hikmat sering kali ditemukan dalam warisan dan pengalaman orang-orang yang telah hidup sebelum kita. Jangan meremehkan nasihat orang tua atau tradisi yang baik; dengarkanlah dan belajarlah dari mereka.

Tuhan, ajarlah aku untuk menghargai hikmat orang-orang yang telah Engkau tempatkan dalam hidupku, dan berilah aku kerendahan hati untuk belajar dari mereka. Amin.