Menuai Apa yang Ditabur

Ayub 4:8

Elifas Menuduh Ayub Berdosa

PerikopElifas Menegur Ayub · Ayub 4:1-21 →
“Seperti yang telah aku lihat, mereka yang membajak kejahatan dan mereka yang menabur kesulitan akan memanen hal yang sama.”

Ayub 4:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 4:8?

Ayub 4:8 menggunakan metafora pertanian untuk menjelaskan hukum sebab-akibat: orang yang 'membajak kejahatan' dan 'menabur kesulitan' akan 'memanen' hal yang sama. Ini adalah prinsip bahwa setiap perbuatan punya konsekuensi.

Latar belakang

Elifas Memakai Metafora Pertanian

Elifas mengklaim bahwa berdasarkan pengalamannya, mereka yang merencanakan dan melakukan kejahatan akan menuai akibatnya sendiri. Ini adalah hukum sebab-akibat yang dia yakini berlaku mutlak.

Di mana

Teman

Di luar rumah, di antara abu, setelah diam tujuh hari

Kapan

~2000 SM

Zaman para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak dan harta
Ayub menderita penyakit kulit
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas

Teman Ayub, orang Teman, bijak namun kaku

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita berat, kehilangan segalanya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָרַשׁ

kharash · membajak

menggarap tanah dengan bajak, melukai permukaan

אָוֶן

aven · kejahatan

kesulitan, kejahatan, atau kesia-siaan

זָרַע

zara · menabur

menyebarkan benih di tanah

Metafora pertanian menunjukkan bahwa kejahatan adalah benih yang ditanam dan pasti menghasilkan panen, tetapi Elifas menyederhanakan kasus Ayub.

Tahukah kamu

Membajak di Tanah Kering

Membajak di Timur Tengah kuno dilakukan dengan bajak kayu yang ditarik sapi atau keledai, dan tanah yang berbatu membuat pekerjaan itu berat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 4:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 4:8

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini adalah janji mutlak bahwa semua orang jahat pasti dihukum di dunia ini.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sendiri membuktikan bahwa orang benar bisa menderita, dan keadilan sempurna hanya di akhir zaman.

✕  Sering dikira

Mengira Elifas berbicara sebagai nabi yang menyampaikan firman Allah.

✓  Yang sebenarnya

Elifas hanya menyampaikan pandangannya sendiri, dan Allah kemudian menegurnya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 4:8

Hidup ini seperti ladang; apa yang kita tanam akan kita tuai. Mari kita periksa benih apa yang sedang kita tabur hari ini, apakah itu kebaikan atau kejahatan.

Ya Allah, tolonglah aku untuk menabur benih kebaikan dan kebenaran, agar aku menuai berkat dan damai sejahtera. Amin.