Teror dalam Hidup Orang Fasik

Ayub 15:20

Elifas Melukiskan Kengerian Orang Fasik

Orang fasik menggeliat kesakitan sepanjang hidupnya selama tahun-tahun yang ditentukan bagi para penindas.

Ayub 15:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 15:20?

Elifas menggambarkan bahwa orang fasik mengalami penderitaan sepanjang hidupnya, bahkan masa jayanya pun tidak luput dari kecemasan dan ketakutan. Ini menunjukkan bahwa kehidupan orang jahat tidak pernah tenang karena dihantui oleh akibat dosa mereka.

Latar belakang

Ketakutan yang Menghantui

Elifas melanjutkan deskripsinya tentang orang fasik: suara-suara menakutkan memenuhi telinganya, dan bahkan di puncak kesuksesan, kehancuran datang. Ini untuk meyakinkan Ayub bahwa penderitaannya adalah tanda bahwa ia sedang dihukum, meskipun Ayub tidak merasa bersalah.

Di mana

Teman

Di lokasi pembuangan abu, tempat Ayub duduk meratap

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Teguran kedua Elifas
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Teman Ayub yang lebih tua, percaya penderitaan pasti akibat dosa.

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita hebat, kehilangan segalanya.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוֹל

qol · bunyi-bunyi

suara atau bunyi yang didengar

פַּחַד

pakhad · menakutkan

ketakutan yang mendalam atau teror

שָׁלוֹם

shalom · kejayaan

damai, kesejahteraan, atau kemakmuran

Kata 'shalom' di sini berarti kemakmuran, namun pada masa itu pun orang fasik tidak akan aman—teror selalu mengintai.

Tahukah kamu

Firasat Buruk

Dalam dunia kuno, suara menakutkan sering dianggap sebagai peringatan dari dewa atau roh, dan orang fasik diyakini selalu dihantui oleh ketakutan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 15:20

✕  Sering dikira

Hanya orang fasik yang mengalami ketakutan, orang benar tidak.

✓  Yang sebenarnya

Ayub sendiri juga mengalami ketakutan, jadi bukan hanya untuk orang fasik.

✕  Sering dikira

Orang fasik tidak pernah makmur.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini mengakui kejayaan orang fasik, tapi kejayaan itu dihantui teror.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 15:20

Ketenangan sejati tidak datang dari kekayaan atau kesuksesan, tetapi dari hati yang bersih di hadapan Allah. Jangan mengejar hal-hal yang hanya memberi ilusi damai, tetapi carilah Tuhan yang memberi damai sejahtera sejati.

Bapa, jagalah hatiku agar selalu mencari hadirat-Mu, supaya aku tidak terperangkap dalam kecemasan yang menghantui orang fasik. Amin.