Elifas menyerang balik
Ayub 15:12
Elifas menuduh Ayub sombong
“Mengapa hatimu membawamu pergi, dan mengapa matamu menyala-nyala,”Ayub 15:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mengapa engkau dihanyutkan oleh perasaan hatimu dan mengapa matamu menyala-nyala,”Ayub 15:12 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kau naik pitam, matamu menyala-nyala;”Ayub 15:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Why doth thine heart carry thee away? and what do thy eyes wink at,”Ayub 15:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:12?
Elifas menanyakan mengapa hati Ayub membawanya pergi dan matanya menyala-nyala dengan emosi. Ini menunjukkan bahwa Ayub terbawa oleh perasaan dan amarahnya, sehingga kehilangan keseimbangan dalam cara ia berbicara tentang Allah.
Latar belakang
Elifas menunjukkan kemarahan
Ayub baru saja mengeluh tentang penderitaannya, dan Elifas menuduhnya sombong dan tidak takut pada Allah. Ia bertanya mengapa hati Ayub membawanya pergi, dan mengapa matanya menyala-nyala, menunjukkan bahwa ia menganggap Ayub telah berpaling dari Allah.
Di mana
Teman
Di tempat pembuangan abu, saat Ayub duduk berkabung
Kapan
~2000 SM
Zaman para patriarkh
Yang berbicara
Elifas, orang Teman
sahabat Ayub yang yakin penderitaan pasti karena dosa
Kepada
Ayub
orang saleh yang sedang menderita berat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֵב
lev · hati
hati nurani, pusat pikiran dan emosi
לָקַח
laqach · membawamu pergi
mengambil, mengangkat, menjauhkan
עַיִן
ayin · matamu menyala-nyala
mata, tempat terang dan persepsi
Kata 'hati', 'membawamu pergi', dan 'mata' bersama-sama menunjukkan bahwa Elifas menuduh Ayub telah membiarkan emosi dan cara berpikirnya sendiri membawanya menjauh dari Allah, meskipun klaim itu sia-sia.
Tahukah kamu
Nama 'Elifas'
Nama Elifas berarti 'Allahku adalah emas murni', ironis karena ia berbicara keras kepada Ayub.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:12
Amsal 14:29
emosi menguasai
“Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi yang lekas naik darah menonjolkan kebodohan.”
Ayub 11:12
hikmat manusia
“Tetapi orang yang bodoh akan beroleh pengertian bila keledai hutan lahir sebagai manusia.”
Mazmur 73:21
hati dan mata
“Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk, aku bodoh dan tidak mengerti.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:12
✕ Sering dikira
Elifas tahu persis bahwa Ayub sedang marah kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ini tuduhan dan asumsi Elifas, bukan diagnosa pasti.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa emosi yang kuat berarti tidak rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan Elifas, tetapi seluruh kitab Ayub membuktikan bahwa emosi bisa jujur di hadapan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:12
Emosi yang kuat dapat menguasai kita dan membuat kita bertindak tidak bijaksana. Saat marah atau kecewa, penting untuk menahan diri dan tidak membiarkan perasaan mengendalikan kata-kata dan tindakan kita.
Ya Allah, beri aku ketenangan hati dan kendali diri, agar aku tidak mudah terbawa emosi yang dapat memisahkanku dari-Mu dan dari sesama. Amin.