Batu Terikat pada Umban

Amsal 26:8

Nasihat Tentang Orang Bodoh dan Pemalas

Bagaikan orang mengikat batu pada umban, seperti itulah orang yang memberi hormat kepada orang bodoh.

Amsal 26:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 26:8?

Memberi hormat kepada orang bodoh diibaratkan seperti mengikat batu pada umban, yang justru akan membahayakan pelemparnya. Artinya, memberikan kehormatan atau posisi penting kepada orang bodoh adalah tindakan yang tidak bijaksana dan akan berakibat buruk, baik bagi orang tersebut maupun bagi orang lain.

Latar belakang

Menghormati Orang Bodoh itu Berbahaya

Memberi hormat kepada orang bodoh tidak hanya sia-sia, tetapi juga berbahaya. Seperti batu yang diikat pada umban akan mengganggu lemparan, orang bodoh yang dihormati justru menjadi alat kehancuran.

Di mana

Yerusalem

Lingkungan istana atau sekolah hikmat

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Perpecahan Kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel ketiga, terkenal akan hikmatnya

P

Kepada

Pembaca / murid hikmat

Orang yang ingin hidup berhikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָרוֹר

tsaror · mengikat

mengikat atau membungkus dengan erat

אֶבֶן

even · batu

batu, benda padat yang berat

מַרְגֵּמָה

margemah · umban

alat pelempar batu yang terbuat dari tali kulit

Mengikat batu pada umban merusak fungsi umban; demikian juga penghormatan yang diberikan kepada orang bodoh mengganggu tatanan yang benar. Kita harus hati-hati dalam memberi hormat.

Tahukah kamu

Umban dalam Perang

Umban adalah senjata yang membutuhkan batu terlepas untuk melontar; jika batu terikat, hasilnya bukan tembakan yang baik, melainkan kecelakaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 26:8

✕  Sering dikira

Menganggap ini tentang penggunaan umban secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perumpamaan tentang bahaya memberi posisi terhormat kepada orang yang tidak layak.

✕  Sering dikira

Mengira semua orang bodoh harus dihina.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang bahaya menempatkan orang bodoh dalam peran kepemimpinan atau kehormatan, bukan tentang memperlakukan mereka dengan tidak hormat.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 26:8

Pikirkan sebelum memberikan kepercayaan atau pujian kepada seseorang. Pastikan orang tersebut memiliki kapasitas dan karakter yang sesuai, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Hargai orang berdasarkan kebijaksanaan dan ketulusan, bukan sekadar status atau popularitas.

Ya Bapa, berilah aku kemampuan untuk menilai karakter orang dengan bijak, dan jauhkan aku dari memberi penghormatan yang tidak pantas. Amin.