Jatuh ke lubang sendiri

Amsal 26:27

Orang Bodoh, Pemalas, dan Perkataan

PerikopPerkataan-Perkataan Hikmat tentang Orang Bodoh · Amsal 26:1-28 →
“Siapa menggali lubang akan jatuh ke dalamnya; siapa menggelindingkan batu, itu akan kembali dan menimpanya.”

Amsal 26:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 26:27?

Mereka yang merencanakan kejahatan terhadap orang lain akan jatuh ke dalam jeratnya sendiri. Hukum sebab-akibat berlaku: perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya.

Latar belakang

Hukum tabur tuai

Amsal mengingatkan bahwa orang yang merencanakan kejahatan akan jatuh ke dalam rencananya sendiri. Ini adalah prinsip keadilan Ilahi: kejahatan akan kembali kepada pelakunya.

Di mana

Yerusalem

Mahkamah atau rumah, pengajaran lisan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Perpecahan Kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal (tradisi Salomo)

Raja Israel yang berhikmat, ~950 SM

I

Kepada

Israel, khususnya anak muda

Generasi yang perlu belajar hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֹּרֶה

koreh · menggali

menggali atau membuat lubang

שַׁחַת

shachat · lubang

liang atau pit, juga bisa berarti kerusakan

גֹּלֵל

golel · menggelindingkan

menggulingkan atau mendorong batu

Kedua kata kerja 'menggali' dan 'menggelindingkan' adalah usaha aktif; ini menunjukkan bahwa kejahatan yang kita rancang akan kembali kepada kita sebagai akibat yang tidak terhindarkan.

Tahukah kamu

Menggali lubang

Menggali lubang untuk menjebak orang adalah praktik yang umum di zaman dahulu, dan menjadi metafora yang jelas untuk niat jahat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 26:27

✕  Sering dikira

Ini berarti orang jahat selalu langsung terkena kutukan seketika.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini bersifat umum, bukan jaminan instan; bisa terjadi dalam waktu yang berbeda.

✕  Sering dikira

Batu yang digelindingkan hanya tentang fisik, bukan metafora kejahatan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora tentang niat jahat yang akhirnya menimpa pelakunya.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 26:27

Jangan pernah berpikir untuk menyakiti orang lain, karena itu akan berbalik merugikan Anda. Fokuslah pada kebaikan dan jangan mudah terlibat dalam rencana jahat.

Bapa, lindungilah kami dari keinginan untuk membalas atau merencanakan hal buruk, dan arahkan langkah kami selalu kepada kebaikan. Amin.