Orang yang Berhikmat Menurut Pandangannya Sendiri
Amsal 26:12
Nasihat tentang Orang Bodoh dan Pemalas
PerikopPerkataan-Perkataan Hikmat tentang Orang Bodoh · Amsal 26:1-28 →“Apakah kamu melihat orang yang berhikmat menurut pandangannya sendiri? Harapan orang bodoh lebih banyak daripada orang itu.”Amsal 26:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jika engkau melihat orang yang menganggap dirinya bijak, harapan bagi orang bebal lebih banyak dari pada bagi orang itu.”Amsal 26:12 · TB
Terjemahan Baru
“Orang yang bodoh sekali masih lebih baik daripada orang yang menganggap dirinya pandai.”Amsal 26:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pernahkah engkau melihat orang yang menganggap dirinya bijak? Nah, mengajar orang bodoh jauh lebih mudah daripada mendidik orang seperti itu.”Amsal 26:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Seest thou a man wise in his own conceit? there is more hope of a fool than of him.”Amsal 26:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 26:12?
Ayat ini memperingatkan tentang bahaya orang yang menganggap dirinya bijak. Orang yang merasa diri bijak, padahal tidak, lebih buruk daripada orang bodoh yang sadar akan kebodohannya, karena ia tidak akan terbuka untuk dididik atau dikoreksi. Ini adalah panggilan untuk rendah hati.
Latar belakang
Bahaya Kebijaksanaan Palsu
Ayat ini menegur orang yang menganggap dirinya sendiri bijak. Mereka yang berpikir demikian sebenarnya lebih buruk daripada orang bodoh yang belum tahu, karena mereka menutup diri dari pembelajaran dan koreksi. Harapan untuk mereka bahkan lebih kecil daripada harapan untuk orang bodoh.
Di mana
Yerusalem
Istana Raja, saat menulis atau mengumpulkan amsal
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~950 SM
Kepada
Umat Israel
Pembaca Amsal, masyarakat yang menghargai hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָכָם
chakam · berhikmat
bijak, terampil, memiliki hikmat
עַיִן
ayin · pandangannya
mata, penglihatan, penilaian
אֵת
et · sendiri
dengan dirinya sendiri; menekankan subjek
Kata 'berhikmat' dalam Ibrani sering berarti terampil atau berpengalaman. Tetapi ketika 'hikmat' itu hanya dalam 'pandangannya sendiri' (ayin), itu palsu—karena tidak berdasarkan kenyataan. Ini menunjukkan bahwa penilaian subjektif bisa menipu.
Tahukah kamu
Orang Bodoh vs Orang yang Merasa Bijak
Di banyak peribahasa kuno, orang yang merasa bijak dianggap lebih sulit diajari daripada orang yang sadar tidak tahu. Ini karena kesombongan menghalangi pertumbuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:12
Amsal 3:7
jangan merasa bijak
“Janganlah engkau menganggap dirimu bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan.”
Yesaya 5:21
celaka bagi yang sombong
“Celakalah mereka yang bijak menurut pandangan mereka sendiri, dan cerdik menurut penilaian mereka sendiri.”
Amsal 26:16
merasa lebih bijak
“Si pemalas itu berhikmat menurut pandangannya sendiri daripada tujuh orang yang dapat menjawab dengan bijaksana.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 26:12
✕ Sering dikira
Ayat ini menasihati agar kita tidak pernah mengakui kemampuan kita sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Ini menegur kesombongan, bukan kepercayaan diri yang sehat. Kita boleh bijak, tetapi harus rendah hati.
✕ Sering dikira
Orang bodoh lebih baik daripada orang yang merasa bijak.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini tidak memuji orang bodoh, tetapi menunjukkan bahwa kesombongan lebih buruk daripada kebodohan, karena menutup kemungkinan perbaikan.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 26:12
Jangan pernah merasa diri paling benar atau paling tahu. Tetaplah rendah hati dan mau belajar dari orang lain, juga dari kesalahan sendiri. Kerendahan hati adalah awal dari hikmat yang sejati.
Bapa, jauhkan aku dari kesombongan intelektual. Ajar aku untuk selalu rendah hati dan haus akan kebenaran-Mu. Amin.