Anjing Kembali ke Muntahannya
Amsal 26:11
Nasihat tentang Orang Bodoh dan Pemalas
PerikopPerkataan-Perkataan Hikmat tentang Orang Bodoh · Amsal 26:1-28 →“Bagaikan anjing yang kembali ke muntahannya, seperti itulah orang bodoh yang mengulangi kebodohannya.”Amsal 26:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seperti anjing kembali ke muntahnya, demikianlah orang bebal yang mengulangi kebodohannya.”Amsal 26:11 · TB
Terjemahan Baru
“Seperti anjing kembali kepada muntahnya, begitulah orang bodoh yang mengulangi kebodohannya.”Amsal 26:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang bebal yang mengulangi perbuatan bodohnyasama seperti anjing yang memakan kembali muntahnya.”Amsal 26:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“As a dog returneth to his vomit, so a fool returneth to his folly.”Amsal 26:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 26:11?
Amsal ini menggunakan gambaran anjing yang kembali ke muntahannya untuk menunjukkan bahwa orang bodoh akan terus mengulangi kebodohannya, tidak belajar dari kesalahan. Ini menekankan bahwa kebodohan yang tidak diakui akan berulang, dan penting untuk mau berubah.
Latar belakang
Kebodohan yang Berulang
Ayat ini memakai gambaran menjijikkan tentang anjing yang memuntahkan makanannya lalu menjilatnya kembali. Demikianlah orang bodoh yang mengulangi kebodohannya; ia tidak belajar dari kesalahan, melainkan kembali ke perilaku yang sama.
Di mana
Yerusalem
Istana Raja, saat menulis atau mengumpulkan amsal
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~950 SM
Kepada
Umat Israel
Pembaca Amsal, masyarakat yang menghargai hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֶּלֶב
kelev · anjing
anjing, sering dilambangkan sebagai binatang yang najis atau hina
שׁוּב
shuv · kembali
berbalik, kembali ke keadaan semula
קֵא
qe · muntahannya
muntahan, sesuatu yang telah dikeluarkan dari mulut
Kata 'kembali' (shuv) adalah kata penting dalam Alkitab yang sering berarti 'bertobat'. Namun di sini, orang bodoh 'kembali' ke hal yang jijik—bukan meninggalkannya. Ini menunjukkan betapa kebodohan itu mengikat dan menjijikkan.
Tahukah kamu
Anjing di Dunia Kuno
Pada zaman Alkitab, anjing bukanlah hewan peliharaan yang dihargai; sering dianggap sebagai pemakan bangkai yang najis. Jadi perbandingan ini sangat merendahkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 26:11
2 Petrus 2:22
kebodohan berulang
“Tetapi bagi mereka cocok perkataan peribahasa yang benar: Anjing kembali ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali berguling di lumpur.”
Amsal 26:10
akibat kebodohan
“Bagaikan pemanah yang melukai setiap orang, seperti itulah orang yang mempekerjakan orang bodoh atau yang mempekerjakan orang yang lewat.”
Amsal 27:22
kebodohan melekat
“Sekalipun engkau menumbuk orang bodoh dalam lesung dengan alu, kebodohannya tidak akan hilang dari padanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 26:11
✕ Sering dikira
Ayat ini berbicara tentang hukum kebersihan atau kesehatan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah perumpamaan moral tentang orang yang tidak mau berubah dari perilaku bodohnya.
✕ Sering dikira
Mengulangi kesalahan adalah wajar dan tidak perlu dipermasalahkan.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab menganggapnya sebagai kebodohan yang menjijikkan, karena menunjukkan ketidakmampuan untuk belajar.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 26:11
Belajarlah dari kesalahan. Jika kita terus mengulangi pola yang sama yang merugikan, kita perlu introspeksi dan meminta pertolongan Tuhan untuk berubah. Jangan biarkan kebanggaan menghalangi pertumbuhan kita.
Tuhan, tolong aku untuk tidak jatuh ke dalam pola dosa yang berulang. Beri aku kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan berubah. Amin.