Rakyat masih beribadah di bukit
2 Tawarikh 33:17
Ibadah campuran setelah pertobatan raja
“Rakyat masih mempersembahkan kurban di bukit-bukit pengurbanan, tetapi persembahan itu hanya diberikan kepada TUHAN, Allah mereka.”2 Tawarikh 33:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Walaupun demikian, rakyat masih mempersembahkan korban di bukit- bukit pengorbanan, tetapi hanya kepada TUHAN, Allah mereka.”2 Tawarikh 33:17 · TB
Terjemahan Baru
“Rakyat masih mempersembahkan kurban di tempat-tempat penyembahan lain, tetapi persembahan itu adalah untuk TUHAN.”2 Tawarikh 33:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Nevertheless the people did sacrifice still in the high places, yet unto the LORD their God only.”2 Tawarikh 33:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 33:17?
Meskipun Manasye telah memulihkan ibadah kepada TUHAN, rakyat masih mempersembahkan kurban di bukit-bukit pengurbanan, tetapi hanya kepada TUHAN. Ini menunjukkan bahwa reformasi Manasye tidak sepenuhnya tuntas; masih ada praktik yang tidak sesuai dengan perintah Tuhan, meskipun ditujukan kepada-Nya.
Latar belakang
Ibadah setengah hati
Meskipun Manasye memulihkan ibadah di bait, rakyat masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengurbanan. Namun, kini mereka hanya mempersembahkan kepada TUHAN, bukan kepada berhala. Ini menunjukkan perubahan sebagian, tetapi tidak sepenuhnya sesuai dengan hukum Taurat.
Di mana
Yehuda
Berbagai bukit pengurbanan di seluruh Yehuda
Kapan
~680 SM
Kerajaan Yehuda (Pembuangan)
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan imam, ~400 SM, menyoroti kemurnian ibadah
Kepada
Umat Yehuda pasca-pembuangan
Orang Israel yang baru kembali, perlu pelajaran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּמוֹת
bamot · bukit-bukit
tempat tinggi, altar ilegal
זָבַח
zavakh · persembahan
menyembelih korban
רַק
rak · hanya
hanya, tetapi
Kata 'rak' menunjukkan pembatasan: korban sekarang ditujukan kepada TUHAN, tetapi tempatnya masih salah. Pertobatan tidak mengubah semua kebiasaan lama; butuh proses dan ajaran yang benar.
Tahukah kamu
Bukit-bukit yang masih aktif
Praktik ini bertentangan dengan Ulangan 12 yang menuntut ibadah hanya di satu tempat yang dipilih TUHAN. Namun, Tawarikh lebih menekankan motif hati daripada detail ritual.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:17
1 Raja-raja 3:2
Praktik serupa
“Hanya, bangsa itu masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengurbanan, sebab belum ada rumah untuk nama TUHAN pada waktu itu.”
Ulangan 12:5-6
Larangan bukit
“Tetapi kamu harus mencari tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu, untuk menegakkan nama-Nya di sana; ke tempat itulah kamu harus pergi.”
2 Raja-raja 18:4
Reformasi Hizkia
“Ia menjauhkan bukit-bukit pengurbanan, memecahkan tugu-tugu berhala, dan menebang tiang-tiang Asyera.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:17
✕ Sering dikira
Ayat ini membenarkan praktik beribadah di bukit-bukit asalkan tujuannya kepada TUHAN.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mencatat keadaan yang tidak ideal; meskipun hati mereka mungkin benar, tempat itu melanggar perintah Allah dan kemudian para raja seperti Yosia menghancurkannya.
✕ Sering dikira
Rakyat akhirnya benar-benar meninggalkan penyembahan berhala sepenuhnya.
✓ Yang sebenarnya
Mereka masih beribadah di bukit-bukit, yang merupakan sisa praktik kafir, meskipun mereka menyembah TUHAN. Ini menunjukkan pertobatan yang belum sempurna.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:17
Pertobatan bisa setengah hati jika kita masih memegang cara-cara lama yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Ayat ini menantang kita untuk memeriksa apakah kita benar-benar taat sepenuhnya atau masih mempertahankan 'bukit pengurbanan'—kebiasaan yang nyaman tetapi tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Penting untuk terus bertumbuh dalam ketaatan yang murni.
Tuhan, singkapkanlah area dalam hidupku di mana aku masih berpegang pada kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak-Mu, dan beriku kemauan untuk meninggalkannya. Amin.