Reformasi Bersih-bersih Ibadah
2 Raja-raja 18:4
Hizkia Membersihkan Tempat Ibadah
PerikopHizkia Menjadi Raja Yehuda · 2 Raja-raja 18:1-8 →“Dia menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan, menghancurkan tugu-tugu berhala, dan menebang tiang-tiang berhala. Dia menghancurkan ular tembaga yang dibuat oleh Musa, sebab sampai saat itu keturunan Israel masih membakar dupa untuk ular itu, yang disebut Nehustan.”2 Raja-raja 18:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dialah yang menjauhkan bukit- bukit pengorbanan dan yang meremukkan tugu-tugu berhala dan yang menebang tiang-tiang berhala dan yang menghancurkan ular tembaga yang dibuat Musa, sebab sampai pada masa itu orang Israel memang masih membakar korban bagi ular itu yang namanya disebut Nehustan.”2 Raja-raja 18:4 · TB
Terjemahan Baru
“Ia menghancurkan tempat-tempat penyembahan dewa, dan merobohkan tugu-tugunya serta merusak patung-patung Dewi Asyera. Ia juga menghancurkan ular perunggu buatan Musa yang disebut Nehustan. Sebab, sampai pada waktu itu orang Israel masih membakar dupa untuk menghormati ular perunggu itu.”2 Raja-raja 18:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia membongkar tempat-tempat pemujaan yang dibangun rakyat di bukit-bukit, menghancurkan tugu-tugu batu lambang dewa Baal, dan merobohkan patung dewi Asyera. Dia juga menghancurkan ular perunggu yang dahulu dibuat Musa, karena pada zaman raja-raja, bangsa Israel mempersembahkan kurban kepada ular perunggu itu, yang dinamai Nehustan.”2 Raja-raja 18:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He removed the high places, and brake the images, and cut down the groves, and brake in pieces the brasen serpent that Moses had made: for unto those days the children of Israel did burn incense to it: and he called it Nehushtan.”2 Raja-raja 18:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 18:4?
Ayat ini menjelaskan tindakan Hizkia dalam memberantas penyembahan berhala: ia menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan, menghancurkan tugu-tugu, menebang tiang-tiang berhala, dan menghancurkan ular tembaga yang dibuat Musa, yang telah menjadi objek penyembahan (Nehustan). Ini menunjukkan keberaniannya dalam memurnikan ibadah kepada TUHAN.
Latar belakang
Menghancurkan Simbol Ibadah Palsu
Hizkia melakukan pembersihan besar-besaran terhadap praktik penyembahan berhala yang telah merasuk ke dalam ibadah Israel. Dia menghancurkan bukit-bukit pengurbanan, tugu-tugu berhala, dan tiang-tiang berhala yang biasa dipakai dalam penyembahan dewa-dewi. Yang paling mengejutkan, dia bahkan menghancurkan ular tembaga yang dibuat oleh Musa, karena orang Israel mulai membakar dupa kepadanya sebagai jimat.
Di mana
Yerusalem
Dalam catatan sejarah, saat Hizkia memerintah
Kapan
~715 SM
Pembagian Kerajaan
Yang berbicara
Penulis Kitab Raja-raja
Sejarawan yang mencatat raja-raja Israel dan Yehuda.
Kepada
Pembaca Kitab Raja-raja
Orang-orang yang ingin belajar dari sejarah bangsa Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הֵסִיר
hesir · menyingkirkan
menghapus, menjauhkan, atau merobohkan
שִׁבֵּר
shibber · menghancurkan
memecahkan, meremukkan
כָּרַת
karat · menebang
memotong, menebas
Kata-kata ini menggambarkan tindakan yang tegas dan total. Hizkia benar-benar menghilangkan segala elemen penyembahan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, tanpa setengah-setengah.
Tahukah kamu
Ular Tembaga yang Menjadi Berhala
Ular tembaga yang dibuat Musa (Bilangan 21:8-9) tadinya adalah alat mukjizat kesembuhan, tapi ratusan tahun kemudian orang Israel menganggapnya sebagai benda bertuah yang harus disembah. Hizkia menyebutnya 'Nehustan', yang berarti 'tembaga' atau 'logam', dan menghancurkannya untuk menghentikan penyembahan ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:4
Ulangan 12:3
Perintah serupa
“Kamu harus merobohkan mezbah-mezbah mereka, menghancurkan tugu-tugu berhala mereka, dan membakar tiang-tiang berhala mereka.”
2 Taw 30:14
Tindakan yang sama
“Mereka berdiri di tempatnya masing-masing dan merobohkan mezbah-mezbah di Yerusalem.”
Bilangan 21:9
Asal ular itu
“Musa membuat ular tembaga dan menaruhnya di atas tiang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:4
✕ Sering dikira
Hizkia menghancurkan ular tembaga itu karena itu adalah buatan Musa dan Musa tidak boleh membuat benda seperti itu.
✓ Yang sebenarnya
Ular itu sendiri adalah perintah Allah (Bilangan 21:8). Yang salah adalah bangsa Israel mengubahnya menjadi objek penyembahan.
✕ Sering dikira
Menghancurkan tugu-tugu berhala saja sudah cukup; tiang-tiang berhala mungkin tidak penting.
✓ Yang sebenarnya
Semua elemen penyembahan berhala harus dihilangkan, termasuk tiang-tiang yang biasanya dipakai untuk dewi Asyera.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:4
Terkadang kita memiliki 'berhala-berhala' dalam hidup—hal-hal yang dulunya baik tetapi menjadi fokus penyembahan yang salah. Kita perlu berani membersihkan hidup kita dari hal-hal yang menggantikan Tuhan.
Tuhan, berikanlah kami keberanian untuk membuang segala hal yang menjadi berhala dalam hidup kami, agar kami hanya menyembah Engkau. Amin.