Pemulihan Yerusalem
2 Tawarikh 33:14
Tindakan Nyata Manasye
“Sesudah itu, dia mendirikan tembok di luar kota Daud, di sebelah barat Gihon, di lembah, sampai jalan masuk Pintu Gerbang Ikan. Tembok itu mengelilingi Ofel, dan dia membuat tembok itu sangat tinggi. Dia juga menempatkan panglima-panglima pasukan di setiap kota berbenteng di Yehuda.”2 Tawarikh 33:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian ia mendirikan tembok luar pada kota Daud, di sebelah Barat Gihon, di lembah, sampai dekat Pintu Gerbang Ikan, mengelilingi Ofel. Tembok itu dibuatnya sangat tinggi. Ia menempatkan juga panglima-panglima perang di tiap kota kubu di Yehuda.”2 Tawarikh 33:14 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Manasye mempertinggi tembok luar di bagian timur Kota Daud. Ia mulai dari satu tempat di lembah dekat mata air Gihon lalu terus ke utara sampai ke Pintu Gerbang Ikan dan bagian kota yang disebut Ofel. Di setiap kota berbenteng di Yehuda, ia menempatkan juga seorang panglima.”2 Tawarikh 33:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now after this he built a wall without the city of David, on the west side of Gihon, in the valley, even to the entering in at the fish gate, and compassed about Ophel, and raised it up a very great height, and put captains of war in all the fenced cities of Judah.”2 Tawarikh 33:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 33:14?
Setelah dipulihkan, Manasye membangun kembali tembok Kota Daud, memperkuat pertahanan di sebelah barat Gihon dan Pintu Gerbang Ikan, serta menempatkan panglima-panglima di kota-kota berbenteng Yehuda. Ini menunjukkan bahwa pertobatannya menghasilkan tindakan nyata: ia berusaha memulihkan keamanan dan kedaulatan Yehuda.
Latar belakang
Membangun Kembali Pertahanan
Setelah dipulihkan, Manasye tidak tinggal diam. Ia membangun kembali tembok Yerusalem, memperkuat pertahanan, dan menempatkan panglima-panglima di kota-kota berbenteng Yehuda, menunjukkan keseriusannya untuk memulihkan kerajaan.
Di mana
Yerusalem
Kota Daud, sekitar Gihon
Kapan
~645 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan Imamat pasca-pembuangan
Kepada
Pembaca Yehuda
Komunitas yang baru kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חוֹמָה
chomah · tembok
dinding pertahanan, tembok kota
סָבַב
savav · mengelilingi
mengelilingi, melingkari
גָּבֹהַּ מְאֹד
gavoah me'od · sangat tinggi
sangat tinggi, menjulang
Kata-kata ini menekankan tindakan fisik yang nyata: membangun tembok, mengelilingi, dan membuat tinggi—menunjukkan bahwa pertobatan sejati menghasilkan perubahan yang terlihat dan konkret.
Tahukah kamu
Tembok dan Gihon
Gihon adalah mata air utama Yerusalem; tembok yang dibangun Manasye di sekitarnya melindungi sumber air kota, strategi pertahanan yang penting.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:14
Nehemia 3:27
Membangun tembok Yerusalem
“Setelah mereka, orang-orang Tekoa memperbaiki bagian yang di depan menara besar yang menonjol itu sampai tembok Ofel.”
Mazmur 51:12
Pemulihan oleh Allah
“Bangunkanlah kembali padaku kegirangan karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah aku dengan roh yang rela.”
2 Raja-raja 18:5
Warisan kesetiaan Hizkia
“Hizkia percaya kepada TUHAN, Allah Israel, dan tidak ada yang sama seperti dia di antara raja-raja Yehuda, baik sebelum maupun sesudahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:14
✕ Sering dikira
Membangun tembok adalah tanda bahwa Manasye tidak percaya Allah melindungi Yerusalem.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tindakan ketaatan dan tanggung jawab; Allah memberkati usaha manusia, bukan menggantikannya.
✕ Sering dikira
Tembok yang dibangun Manasye adalah tembok yang sama dengan yang dibangun Nehemia.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah tembok yang berbeda, dibangun sebelumnya; Nehemia membangun kembali tembok yang mungkin rusak lagi.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:14
Pemulihan dari Tuhan sering kali membutuhkan tindakan nyata. Setelah mengalami pertobatan, Manasye tidak hanya diam, tetapi ia bekerja keras membangun kembali apa yang hancur. Demikian juga kita, ketika Tuhan memulihkan kita, kita dipanggil untuk aktif membangun kembali kehidupan, keluarga, dan komunitas kita dengan cara yang memuliakan Dia.
Ya Tuhan, setelah Engkau memulihkanku, beriku kekuatan untuk membangun kembali apa yang telah hancur dan menjadi saluran berkat bagi orang lain. Amin.