Orang Tekoa memperbaiki bagian yang lain
Nehemia 3:27
Pembangunan kembali tembok Yerusalem
“Di samping mereka, orang-orang Tekoa memperbaiki bagian yang lain, dari depan menara yang menjulang sampai Tembok Ofel.”Nehemia 3:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di samping Pedaya orang-orang Tekoa memperbaiki bagian yang berikut, dari depan menara besar yang menonjol itu sampai tembok Ofel.”Nehemia 3:27 · TB
Terjemahan Baru
“Beberapa bagian tembok berikutnya diperbaiki oleh orang-orang ini dalam urutan sebagai berikut: Warga kota Tekoa: tembok dari depan menara penjagaan Rumah TUHAN sampai tembok daerah Ofel. Imam-imam yang tinggal di dekat Pintu Gerbang Kuda: tembok yang berhadapan dengan rumah masing-masing dari gerbang itu terus ke arah utara. Zadok anak Imer: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Semaya anak Sekhanya, penjaga pintu Gerbang Timur: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Hananya anak Selemya dan Hanun anak Zalaf yang keenam. Mesulam anak Berekhya: tembok yang berhadapan dengan rumahnya. Malkia, seorang tukang emas: tembok sampai ke asrama para pekerja Rumah TUHAN dan rumah-rumah para pedagang di depan Pintu Gerbang Mifkad dan sampai ke dekat kamar atas di sudut tembok sebelah timur laut. Para tukang emas dan pedagang: bagian tembok yang terakhir, mulai dari kamar atas di sudut tembok sampai ke Pintu Gerbang Domba.”Nehemia 3:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bagian berikutnya, mulai dari menara itu sampai tembok Ofel, dikerjakan oleh kelompok orang Tekoa.”Nehemia 3:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“After them the Tekoites repaired another piece, over against the great tower that lieth out, even unto the wall of Ophel.”Nehemia 3:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 3:27?
Orang-orang Tekoa memperbaiki bagian lain, dari depan menara yang menjulang sampai Tembok Ofel. Mereka yang sebelumnya tidak mau membantu (ayat 5) kini ikut serta, menunjukkan bahwa orang bisa berubah dan berkontribusi.
Latar belakang
Orang Tekoa memperbaiki bagian yang lain
Orang-orang Tekoa kembali lagi memperbaiki bagian tembok yang lain, dari depan menara yang menjulang sampai Tembok Ofel. Mereka sebelumnya sudah bekerja di dekat Pintu Gerbang Domba, jadi ini bagian kedua yang mereka kerjakan.
Di mana
Yerusalem
Di daerah Tembok Ofel, dekat menara yang menjulang
Kapan
~445 SM
Pemulihan pasca-pembuangan
Yang berbicara
Nehemia
Pemimpin Yehuda, mantan juru minum raja Persia, ~40 tahun
Kepada
Pembaca Kitab Nehemia
Orang-orang Yahudi yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תְּקוֹעַ
tekoa · Tekoa
nama kota yang berarti 'penancapan' atau 'perkemahan', mungkin merujuk pada tanah yang berbatu
שֵׁנִי
sheni · bagian yang lain
yang kedua atau bagian lain yang berbeda
חוֹמַת הָעֹפֶל
chomat ha'ofel · Tembok Ofel
dinding pertahanan di daerah Ofel
Tekoa adalah kota yang cukup jauh dari Yerusalem, tetapi warganya rela bekerja keras untuk tembok kota; 'bagian yang lain' menunjukkan kesediaan untuk mengambil tugas tambahan. Tembok Ofel adalah benteng pertahanan penting di lereng timur.
Tahukah kamu
Tekoa adalah kampung halaman Amos
Tekoa terkenal sebagai kota asal nabi Amos, dan daerahnya di selatan Yerusalem.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 3:27
Nehemia 3:5
Orang Tekoa bekerja
“Di sampingnya, orang-orang Tekoa melakukan perbaikan. Akan tetapi, para pembesar mereka tidak mau memberikan bahunya untuk pekerjaan tuan mereka.”
Amos 1:1
Tekoa asal Amos
“Perkataan Amos, salah seorang peternak dari Tekoa.”
2 Tawarikh 26:9
Menara di Yerusalem
“Uzia membangun menara-menara di Yerusalem di atas Pintu Gerbang Sudut, di atas Pintu Gerbang Lembah, dan di atas tembok penjuru.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 3:27
✕ Sering dikira
Orang Tekoa hanya bekerja di bagian Ofel dan tidak di tempat lain.
✓ Yang sebenarnya
Mereka mengerjakan dua bagian tembok yang berbeda; ayat ini adalah bagian kedua.
✕ Sering dikira
Tembok Ofel adalah tembok yang sama dengan bagian yang lain.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian spesifik yang dinamai sesuai daerah Ofel.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 3:27
Jangan menyerah pada orang yang pernah menolak terlibat. Beri kesempatan kedua, karena mereka mungkin berubah. Juga, jika kita pernah menolak, masih ada waktu untuk ikut serta dalam pekerjaan Tuhan.
Tuhan, ubah hati kami yang keras dan beri kami kerendahan untuk mau terlibat dalam pekerjaan-Mu, walau pernah gagal. Amin.