Merendahkan Diri dan Berdoa

2 Tawarikh 33:12

Raja yang Berbalik dan Dikembalikan

Ketika dia menderita, dia memohon belas kasihan TUHAN, Allahnya. Dia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya

2 Tawarikh 33:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 33:12?

Dalam penderitaannya, Manasye merendahkan diri dan memohon belas kasihan Tuhan. Ini menunjukkan bahwa tidak ada dosa yang terlalu besar untuk diampuni, asal kita datang dengan hati yang rendah dan bertobat.

Latar belakang

Pertobatan Manasye

Di dalam penderitaan sebagai tawanan, Manasye akhirnya merendahkan diri dan berdoa kepada Tuhan, Allah nenek moyangnya. Ini adalah titik balik hidupnya; dari yang paling jahat menjadi bertobat.

Di mana

Babel

Penjara atau tahanan di kota Babel, ~677 SM

Kapan

~677 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Manasye ditawan ke Babel
Manasye dikembalikan ke Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM

O

Kepada

Orang Israel

Umat Allah yang membaca kembali sejarah mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָרַר

tsarar · menderita

Berada dalam kesesakan, tertekan, atau menderita kesempitan.

כָּנַע

kana · merendahkan

Merendahkan diri, menundukkan diri (sering dalam konteks pertobatan).

חָלָה

chalah · berdoa

Memohon belas kasihan, berdoa dengan sungguh-sungguh (bisa juga berarti 'memohon wajah').

Kata 'kana' dan 'chalah' menunjukkan pertobatan yang tulus: merendahkan diri dan memohon belas kasihan. Ini berbeda dari sekadar ritual; Tuhan melihat hati yang hancur.

Tahukah kamu

Doa Manasye

Ada sebuah tulisan apokrif berjudul 'Doa Manasye' yang berisi doa pertobatannya, meskipun tidak termasuk dalam Alkitab.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:12

✕  Sering dikira

Mengira pertobatan Manasye terjadi setelah bebas atau karena meringankan hukumannya.

✓  Yang sebenarnya

Pertobatan terjadi di dalam penderitaan, sebelum Tuhan membebaskannya; itu murni karena anugerah.

✕  Sering dikira

Berpikir pertobatan Manasye tidak tulus karena dia masih membiarkan bukit pengorbanan setelahnya.

✓  Yang sebenarnya

Kitab Suci mencatat perubahan nyata: dia membuang berhala dan memulihkan ibadah, meskipun masih ada sisa-sisa (lihat ayat 17).

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:12

Tidak peduli seberapa jauh kita jatuh, Tuhan selalu siap menerima kita kembali jika kita mengakui dosa dan meminta ampun. Jangan ragu untuk datang kepada-Nya sekarang; kerendahan hati adalah kunci.

Tuhan, seperti Manasye, aku merendahkan diri di hadapan-Mu dan memohon ampun atas segala dosaku. Pulihkanlah hidupku, ya Allah. Amin.