Yehu menceritakan pengurapannya
2 Raja-raja 9:11
Yehu diurapi menjadi raja Israel
“Saat Yehu keluar mendapatkan pegawai-pegawai tuannya, seseorang berkata kepadanya, “Apakah semua baik-baik saja? Mengapa orang gila itu datang kepadamu?” Jawabnya kepadanya, “Engkau sendiri mengenal orang itu dan omongannya.””2 Raja-raja 9:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila Yehu keluar mendapatkan pegawai-pegawai tuannya, berkatalah seorang kepadanya: "Apa kabar? Mengapa orang gila itu datang kepadamu?" Jawabnya kepada mereka: "Kamu sendiri mengenal orang itu dengan omongannya!"”2 Raja-raja 9:11 · TB
Terjemahan Baru
“Yehu kembali kepada teman-temannya, lalu mereka bertanya, "Ada kabar apa? Orang gila itu mau apa dengan engkau?" "Ah, kalian sudah tahu," jawab Yehu.”2 Raja-raja 9:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yehu bergabung kembali dengan para komandan, mereka bertanya, “Apa semua baik-baik saja? Mengapa orang gila itu menemui kamu?” Jawabnya, “Tidak penting. Kalian tahu sendiri, orang seperti itu suka mengoceh yang bukan-bukan.””2 Raja-raja 9:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then Jehu came forth to the servants of his lord: and one said unto him, Is all well? wherefore came this mad fellow to thee? And he said unto them, Ye know the man, and his communication.”2 Raja-raja 9:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 9:11?
Setelah Yehu diurapi, para pegawainya bertanya mengapa 'orang gila' (nabi) itu datang, dan Yehu meremehkan dengan mengatakan bahwa mereka sudah mengenal nabi itu dan omongannya. Ini menunjukkan bahwa pesan Tuhan sering dianggap tidak penting oleh orang-orang, tetapi Yehu sebenarnya menyembunyikan isi pesan itu.
Latar belakang
Setelah desakan, Yehu memberitahukan pesan pengurapan
Para pegawai mendesak Yehu untuk memberitahu apa yang dikatakan nabi itu. Yehu mengulangi pesan Elisa bahwa TUHAN telah mengurapinya menjadi raja atas Israel.
Di mana
Ramot-Gilead
Di rumah Yehu, di depan para pegawai
Kapan
~842 SM
Periode Raja-raja (Kerajaan Terbagi)
Yang berbicara
Yehu
panglima tentara Israel, diurapi menjadi raja
Kepada
Pegawai-pegawai Yehu
para perwira atau pengawal yang setia kepada Yehu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָגַד
nagad · beritahukan
memberitahukan, mengumumkan sesuatu
נְאֻם
ne'um · firman
ucapan, terutama ucapan TUHAN
מָשַׁח
mashach · mengurapi
menuangkan minyak untuk menandai seseorang sebagai pilihan Tuhan
Kata-kata ini menekankan bahwa pengurapan Yehu adalah pernyataan resmi dari TUHAN, bukan sekadar rencana manusia. Yehu menjadi alat untuk melaksanakan kehendak Tuhan atas keluarga Ahab.
Tahukah kamu
Kecepatan pemberitaan
Yehu dengan cepat memberitahukan pesan yang diterima, menunjukkan bahwa ia mungkin sudah siap atau terkejut oleh kenyataan itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 9:11
1 Raja-raja 19:16
Perintah Tuhan
“Juga Yehu, cucu Nimsi, harus kauurapi menjadi raja atas Israel; dan Elisa, anak Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.”
1 Raja-raja 14:7
Pola panggilan
“Pergilah, katakan kepada Yerobeam: beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sebab engkau telah Kutinggikan dari antara orang banyak dan Kuangkat menjadi raja atas umat-Ku Israel.”
Mazmur 105:15
Orang terurap
“Jangan menyentuh orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 9:11
✕ Sering dikira
Yehu langsung mengumumkan pengurapannya tanpa diminta para pegawai.
✓ Yang sebenarnya
Yehu awalnya meremehkan, tetapi setelah didesak, ia menceritakan semuanya.
✕ Sering dikira
Para pegawai tidak percaya Yehu sama sekali dan menuduhnya berdusta.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru percaya dan langsung bertindak cepat untuk mengangkatnya menjadi raja.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 9:11
Kita sering mengabaikan pesan Tuhan atau meremehkan utusan-Nya. Namun, kita perlu mendengarkan dengan sungguh-sungguh ketika Tuhan berbicara, karena bisa jadi itu adalah panggilan atau peringatan penting bagi hidup kita.
Tuhan, bukalah telinga kami untuk mendengar suara-Mu dan beri kami kerendahan hati untuk menerima pesan-Mu, sekalipun melalui orang yang tidak kita duga. Amin.