Menjarah Perkemahan
2 Raja-raja 7:8
Berita Baik yang Dibagikan
PerikopOrang Kusta dalam Tenda Musuh · 2 Raja-raja 7:8-9 →“Orang-orang kusta itu sampai di pinggir perkemahan dan masuk ke sebuah kemah, lalu makan dan minum. Lalu, mereka mengangkat dari sana perak dan emas serta pakaian dan pergi untuk menyembunyikannya. Lalu, mereka kembali untuk masuk ke dalam kemah yang lain dan mengangkat barang-barang juga dari sana dan pergi untuk menyembunyikannya.”2 Raja-raja 7:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika orang-orang yang sakit kusta itu sampai ke pinggir tempat perkemahan, masuklah mereka ke dalam sebuah kemah, lalu makan dan minum. Sesudah itu mereka mengangkut dari sana emas dan perak dan pakaian, kemudian pergilah mereka menyembunyikannya. Lalu datanglah mereka kembali, masuk ke dalam kemah yang lain dan mengangkut juga barang-barang dari sana, kemudian pergilah mereka menyembunyikannya.”2 Raja-raja 7:8 · TB
Terjemahan Baru
“Keempat orang yang berpenyakit kulit itu tiba di pinggir perkemahan itu, dan memasuki sebuah kemah. Mereka makan minum di situ dan mengambil emas, perak serta pakaian-pakaian lalu pergi menyembunyikannya. Setelah itu mereka kembali lagi dan memasuki kemah yang lain, lalu melakukan hal yang sama.”2 Raja-raja 7:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika keempat orang yang sakit kulit tadi sampai di tepi perkemahan, mereka masuk ke sebuah tenda dan memakan makanan di dalamnya. Mereka juga mengambil perak, emas, dan pakaian, lalu pergi menyembunyikan semua itu. Kemudian mereka masuk ke kemah yang lain, mengambil barang-barangnya, dan pergi menyembunyikannya lagi.”2 Raja-raja 7:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when these lepers came to the uttermost part of the camp, they went into one tent, and did eat and drink, and carried thence silver, and gold, and raiment, and went and hid it; and came again, and entered into another tent, and carried thence also, and went and hid it.”2 Raja-raja 7:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 7:8?
Empat orang kusta menemukan perkemahan Aram telah kosong, lalu mereka makan, minum, dan menjarah harta benda. Ini menunjukkan bahwa berkat Tuhan tersedia bagi mereka yang berani melangkah dalam iman, bahkan bagi mereka yang dianggap rendah oleh masyarakat.
Latar belakang
Orang Kusta Menjarah Sendirian
Empat orang kusta memasuki perkemahan yang kosong, makan dan minum, lalu mengambil perak, emas, dan pakaian untuk disembunyikan. Mereka berulang kali masuk ke tenda lain untuk mengambil barang tanpa berpikir membaginya dengan orang lain.
Di mana
Perkemahan Aram, dekat Samaria
Tengah malam, di antara tenda-tenda
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Kitab Raja-raja
Sejarawan nabi, memperhatikan karya Allah
Kepada
Pembaca alkitab
Orang-orang yang mencari hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָכַל
akal · makan
Makan, melahap, menikmati
שָׁתָה
shatah · minum
Minum, memuaskan dahaga
צָפַן
tsafan · menyembunyikannya
Menyembunyikan, menyimpan dengan hati-hati
Kata makan, minum, dan menyembunyikan menunjukkan keserakahan manusia: mereka memuaskan diri sendiri dan menimbun harta, lupa bahwa ada yang kelaparan. Ini kontras dengan kasih yang seharusnya.
Tahukah kamu
Kusta dan Pengucilan Sosial
Orang kusta dianggap najis dan diasingkan dari masyarakat. Namun di sini, mereka menjadi orang pertama yang menikmati kelimpahan dan kemudian menjadi pemberita kabar baik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 7:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 7:8
✕ Sering dikira
Orang kusta itu jahat, jadi mereka menimbun harta
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak menghakimi, tetapi menunjukkan kelemahan manusia; mereka kemudian sadar dan mau memberitahu.
✕ Sering dikira
Mereka berbagi dengan orang lain dengan rela
✓ Yang sebenarnya
Awalnya mereka menyembunyikan barang untuk diri sendiri, baru kemudian berubah pikiran.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 7:8
Terkadang kita harus berani keluar dari zona nyaman untuk menerima berkat Tuhan. Jangan biarkan rasa takut atau rendah diri menghalangi kita untuk meraih apa yang Tuhan sediakan.
Tuhan, beri aku keberanian untuk melangkah dalam iman dan menerima berkat-Mu yang telah Engkau sediakan. Amin.