Raja Mengoyakkan Pakaian
2 Raja-raja 6:30
Kelaparan di Samaria dan Kuasa Elisa
“Sesudah raja mendengar perkataan perempuan itu, dia mengoyakkan pakaiannya. Saat dia sedang berjalan di tembok, terlihatlah kepada orang banyak bahwa dia mengenakan kain kabung di kulit tubuhnya.”2 Raja-raja 6:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tatkala raja mendengar perkataan perempuan itu, dikoyakkannyalah pakaiannya; dan sedang ia berjalan di atas tembok, kelihatanlah kepada orang banyak, bahwa ia memakai kain kabung pada kulit tubuhnya.”2 Raja-raja 6:30 · TB
Terjemahan Baru
“Mendengar itu, raja merobek pakaiannya karena sedih. Orang-orang yang berdiri dekat tembok itu dapat melihat bahwa baju dalamnya adalah kain karung.”2 Raja-raja 6:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar cerita perempuan itu, raja merobek jubahnya tanda kegusaran dan duka. Karena dia sedang bediri di atas tembok, banyak penduduk rakyat yang berdiri di situ melihat bahwa baju bagian dalamnya adalah kain karung.”2 Raja-raja 6:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, when the king heard the words of the woman, that he rent his clothes; and he passed by upon the wall, and the people looked, and, behold, he had sackcloth within upon his flesh.”2 Raja-raja 6:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 6:30?
Mendengar cerita perempuan itu, raja mengoyakkan pakaiannya sebagai tanda duka dan kengerian. Orang-orang yang melihatnya menyadari bahwa di balik pakaiannya, raja mengenakan kain kabung—pakaian kasar sebagai tanda penyesalan dan merendahkan diri di hadapan Tuhan. Namun, bukannya bertobat, raja malah marah kepada Elisa dan bersumpah akan memenggal kepalanya.
Latar belakang
Reaksi Raja: Merobek Jubah dan Mengancam Elisa
Setelah mendengar kesaksian mengerikan itu, raja merobek pakaiannya sebagai tanda duka dan marah. Orang-orang melihat bahwa di balik jubahnya ia memakai kain kabung, menunjukkan ia sudah berduka sebelumnya. Kemudian ia bersumpah untuk memenggal kepala Elisa hari itu juga.
Di mana
Samaria
Di atas tembok kota Samaria
Kapan
~850 SM
Zaman Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Raja Israel
Raja Samaria yang berduka dan marah
Kepada
Orang banyak (yang ada di tembok)
Rakyat Samaria yang menyaksikan raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara · mengoyakkan
Kata kerja yang berarti merobek atau mengoyakkan, sering untuk pakaian sebagai tanda emosi kuat.
בְּגָדָיו
begadav · pakaiannya
Kata 'beged' berarti pakaian atau jubah, yang dirobek sebagai ungkapan duka.
שַׂק
saq · kain kabung
Kain kasar dari bulu kambing yang dipakai sebagai tanda duka atau pertobatan.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa raja sebenarnya sudah dalam keadaan berduka dan rendah hati (memakai kain kabung), tetapi puncaknya terjadi ketika ia mendengar kabar kanibalisme. Ini menggambarkan kemarahan yang ditujukan kepada Elisa, bukan kepada Tuhan.
Tahukah kamu
Fakta Unik
Dalam budaya Israel kuno, mengoyakkan pakaian adalah tanda duka atau marah yang ekstrem. Kain kabung dipakai sebagai simbol pertobatan atau duka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 6:30
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 6:30
✕ Sering dikira
Mengira raja marah kepada Elisa tanpa alasan.
✓ Yang sebenarnya
Raja melihat Elisa sebagai sumber masalah karena ia memprediksi pengepungan, tetapi tidak menghentikannya.
✕ Sering dikira
Mengira kain kabung adalah pakaian biasa.
✓ Yang sebenarnya
Kain kabung adalah tanda pertobatan dan duka, menunjukkan raja sebenarnya sudah merendahkan diri.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 6:30
Reaksi raja menunjukkan bahwa kita bisa berpura-pura bertobat secara lahiriah, tetapi hati kita mungkin masih jauh dari Tuhan. Pertobatan sejati adalah mengubah sikap hati, bukan hanya ritual lahiriah. Jika kita berdosa, jangan cari kambing hitam; akui dan kembalilah kepada Tuhan dengan rendah hati.
Tuhan, selidiki hatiku. Jika ada kemunafikan, ampunilah aku dan ubah aku menjadi pribadi yang benar-benar bertobat. Amin.