Ayub Berkabung

Ayub 1:20

Ayub Tetap Beribadah dalam Penderitaan

Lalu, Ayub berdiri, merobek jubahnya, dan mencukur kepalanya. Kemudian, dia jatuh ke tanah, dan menyembah,

Ayub 1:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 1:20?

Ayub 1:20 menunjukkan respons pertama Ayub terhadap kabar duka: ia merobek jubah (tanda berkabung) dan mencukur rambut, lalu sujud menyembah. Ini mengajarkan bahwa rasa sedih dan penyembahan bisa berjalan bersama; Ayub mengungkapkan duka dan tetap menghormati Tuhan.

Latar belakang

Reaksi Ayub

Ayub merespons kabar duka dengan tindakan berkabung yang khas: merobek jubah dan mencukur kepala. Namun, ia tidak tinggal dalam keputusasaan; ia sujud dan menyembah Allah, menunjukkan imannya yang teguh.

Di mana

Tanah Us

Di tempat Ayub menerima kabar · siang hari

Kapan

~1900 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
kematian semua anak
Ayub mengucapkan berkat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Penulis kitab Ayub, mungkin berasal dari zaman yang lebih akhir

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang merenungkan penderitaan orang benar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּם

qum · berdiri

bangkit, berdiri tegak, sering menandakan tindakan tegas

קָרַע

qara · merobek

merobek dengan paksa, biasanya pakaian sebagai tanda duka

שָׁחָה

shachah · menyembah

sujud, tunduk dengan hormat kepada Allah

Ayub bangkit bertindak, lalu sujud. Kata 'shachah' menunjukkan penyembahan yang rendah hati; ia merendahkan dirinya di hadapan Tuhan yang berdaulat.

Tahukah kamu

Mengoyak Jubah

Merobek pakaian adalah tanda duka yang umum di Timur Tengah kuno. Ini melambangkan hati yang hancur, tetapi Ayub mengombinasikannya dengan penyembahan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 1:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 1:20

✕  Sering dikira

Mengira Ayub merespons dengan stoik tanpa perasaan.

✓  Yang sebenarnya

Ayub jelas berduka dengan merobek jubah dan mencukur kepala, tetapi ia tetap memilih untuk menyembah.

✕  Sering dikira

Menganggap Ayub tidak mempertanyakan Allah sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayub memang tidak menyalahkan Allah di sini, tetapi kitab ini menunjukkan ia bergumul panjang.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 1:20

Saat berduka, kita boleh mengekspresikan kesedihan secara wajar, tetapi ingatlah untuk tetap datang kepada Tuhan dalam doa dan penyembahan, karena Dia adalah sumber penghiburan.

Ya Allah, dalam kesedihanku, tolong aku untuk tetap menyembah-Mu dan mencari kekuatan dari pada-Mu. Amin.