Pemberontakan Moab

2 Raja-raja 3:5

Persekutuan Tiga Raja Melawan Moab

PerikopMoab Melepaskan Diri dari Israel · 2 Raja-raja 3:4-7 →
“Saat Ahab mati, raja Moab memberontak terhadap raja Israel.”

2 Raja-raja 3:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 3:5?

Setelah kematian Ahab, Mesa memberontak terhadap Israel. Ini menunjukkan bahwa upeti yang dibayarkan oleh Moab kemungkinan besar adalah paksaan, dan mereka memanfaatkan kesempatan ketika ada perubahan kepemimpinan.

Latar belakang

Saat Ahab Mati

Setelah kematian Ahab, Mesa merasa cukup kuat untuk melepaskan diri dari kekuasaan Israel. Pemberontakan ini menjadi pemicu perang yang diceritakan dalam pasal ini.

Di mana

Samaria

Dalam konteks istana Israel

Kapan

~850 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yoas membayar upeti
Tiga raja bersekutu
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

sejarawan Yahudi, ~abad 6 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

umat pascapembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּשַׁע

pasha · memberontak

melanggar perjanjian, memberontak

מֶלֶךְ

melekh · raja

raja, penguasa

יִשְׂרָאֵל

yisra'el · Israel

Israel, kerajaan utara

Kata 'pasha' bukan sekadar pemberontakan politik, tetapi pelanggaran perjanjian yang bersifat teologis: Moab mengingkari ikatan yang dibuat di bawah Tuhan.

Tahukah kamu

Strategi Pemberontakan

Mesa memberontak mungkin karena melihat kelemahan Israel setelah Ahab mati, dan ia berhasil menguasai daerah-daerah yang sebelumnya dipegang Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 3:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 3:5

✕  Sering dikira

Mengira pemberontakan terjadi segera setelah Ahab mati

✓  Yang sebenarnya

Teks hanya mengatakan 'setelah Ahab mati', bisa beberapa saat kemudian

✕  Sering dikira

Mengira Moab memberontak tanpa alasan

✓  Yang sebenarnya

Kemungkinan karena penindasan Israel atau kelemahan penerus Ahab

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 3:5

Perubahan pemimpin atau keadaan sering kali mengungkapkan ketidaksetiaan yang tersembunyi. Dalam hidup kita, apakah kita setia kepada Tuhan hanya karena Dia memberkati kita, atau karena kita mengasihi-Nya?

Tuhan, jadikan aku pribadi yang setia bukan karena keadaan, tetapi karena kasihku kepada-Mu. Amin.