Firaun Nekho menangkap Yoahas
2 Raja-raja 23:33
Pembaruan dan Kejatuhan Yehuda
PerikopYoahas Menjadi Raja Yehuda · 2 Raja-raja 23:31-33 →“Firaun Nekho mengurungnya di Ribla, di tanah Hamat, sehingga dia tidak dapat memerintah di Yerusalem. Firaun membebankan denda sebesar 100 talenta perak dan 10 talenta emas atas negeri itu.”2 Raja-raja 23:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Firaun Nekho mengurung dia di Ribla, di tanah Hamat, supaya jangan ia memerintah di Yerusalem; lagi Firaun membebankan kepada negeri itu denda sebesar seratus talenta perak dan sepuluh talenta emas.”2 Raja-raja 23:33 · TB
Terjemahan Baru
“Pemerintahan Yoahas berakhir ketika Nekho raja Mesir menawan dia di Ribla, di daerah Hamat, dan memaksa Yehuda membayar upeti kepadanya sebanyak 3.400 kilogram perak dan 34 kilogram emas.”2 Raja-raja 23:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Raja Neko memenjarakan dia di kota Ribla di daerah Hamat milik kerajaan Asyur, dan dengan demikian berakhirlah masa pemerintahan Yoahas. Neko kemudian menjadikan Yehuda sebagai wilayah jajahannya dan menuntut pajak sebesar 3.400 kilogram perak dan 34 kilogram emas.”2 Raja-raja 23:33 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Pharaohnechoh put him in bands at Riblah in the land of Hamath, that he might not reign in Jerusalem; and put the land to a tribute of an hundred talents of silver, and a talent of gold.”2 Raja-raja 23:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 23:33?
Firaun Nekho menangkap Yoahas dan memenjarakannya di Ribla, sehingga ia tidak bisa memerintah di Yerusalem. Firaun juga memungut denda besar dari Yehuda: 100 talenta perak dan 1 talenta emas.
Latar belakang
Intervensi Mesir
Firaun Nekho menangkap Yoahas di Ribla, sehingga ia tidak bisa memerintah di Yerusalem. Firaun juga mengenakan denda besar atas Yehuda, yaitu 100 talenta perak dan 10 talenta emas, untuk melemahkan kerajaan itu.
Di mana
Ribla
Kota Ribla di tanah Hamat, tempat markas Firaun
Kapan
~609 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis Kitab Raja-raja
Sejarawan yang mencatat raja-raja Yehuda dan Israel
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang-orang yang ingin memahami sejarah umat Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָסַר
asar · mengurung
Memenjarakan, mengikat, atau menahan seseorang, biasanya dalam konteks tawanan.
רִבְלָה
Rivlah · Ribla
Nama kota yang menjadi tempat penahanan, mungkin berarti 'kesuburan'.
עֹנֶשׁ
onesh · denda
Hukuman berupa pembayaran atau denda yang dikenakan pada pihak yang kalah.
Kata-kata ini menunjukkan bahwa Yoahas diperlakukan sebagai tawanan, dan Yehuda harus membayar denda yang berat, menandakan kehilangan kemerdekaan politik mereka.
Tahukah kamu
Ribla
Ribla adalah kota strategis di wilayah Hamat, sering dipakai sebagai markas militer oleh penguasa asing.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:33
2 Raja-raja 25:6
Ribla sebagai tempat penahanan
“Mereka menangkap raja dan membawa dia kepada raja Babel di Ribla, lalu mereka menjatuhkan hukuman atas dia.”
2 Tawarikh 36:3
Catatan paralel denda
“Raja Mesir memecatnya di Yerusalem dan menjatuhkan denda atas negeri itu seratus talenta perak dan satu talenta emas.”
Yeremia 22:11-12
Nubuat tentang Yoahas
“Sebab beginilah firman TUHAN mengenai Salum bin Yosia, raja Yehuda, yang menjadi raja menggantikan Yosia, ayahnya: Ia tidak akan kembali lagi ke sini, tetapi ia akan mati di tempat mereka membawa dia sebagai tawanan dan tidak akan melihat negeri ini lagi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:33
✕ Sering dikira
Mengira Firaun Nekho menyerang Yehuda secara langsung.
✓ Yang sebenarnya
Firaun Nekho sebenarnya sedang dalam perjalanan ke Asyur, tetapi ia menangkap Yoahas ketika lewat.
✕ Sering dikira
Berpikir Yoahas dibebaskan setelah membayar denda.
✓ Yang sebenarnya
Yoahas dibawa ke Mesir dan mati di sana, tidak pernah kembali.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:33
Akibat dosa sering kali membawa pada perbudakan dan kehilangan kebebasan. Penting untuk setia kepada Tuhan agar tidak terjerat dalam masalah yang menghancurkan.
Ya Tuhan, jauhkan kami dari jerat dosa dan berikan kami kebebasan sejati di dalam-Mu. Amin.