Firaun Menobatkan Raja Baru
2 Raja-raja 23:34
Reformasi Yosia dan Akhir Zaman
“Lalu, Firaun Nekho mengangkat Elyakim, anak Yosia, untuk menggantikan Yosia, ayahnya, serta mengubah namanya menjadi Yoyakim. Namun, dia membawa Yoahas sampai ke Mesir dan mati di sana.”2 Raja-raja 23:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Firaun Nekho mengangkat Elyakim, anak Yosia, menjadi raja menggantikan Yosia, ayahnya, dan menukar namanya dengan Yoyakim. Tetapi Yoahas dibawanya; Yoahas tiba di Mesir dan mati di sana.”2 Raja-raja 23:34 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Raja Nekho mengangkat putra Yosia yang bernama Elyakim menjadi raja Yehuda, dan mengubah nama Elyakim menjadi Yoyakim. Yoahas dibawanya ke Mesir dan ia meninggal di sana.”2 Raja-raja 23:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Raja Neko mengangkat saudara Yoahas, yaitu Elyakim anak Yosia, menjadi raja Yehuda menggantikan ayahnya. Neko juga mengubah namanya menjadi Yoyakim. Sementara itu, Yoahas dibawa ke Mesir dan meninggal di sana.”2 Raja-raja 23:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Pharaohnechoh made Eliakim the son of Josiah king in the room of Josiah his father, and turned his name to Jehoiakim, and took Jehoahaz away: and he came to Egypt, and died there.”2 Raja-raja 23:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 23:34?
Firaun Nekho mengganti Yoahas dengan Elyakim, yang namanya ia ubah menjadi Yoyakim. Yoyakim adalah anak Yosia, dan ia dipaksa membayar upeti kepada Mesir. Yoahas dibawa ke Mesir dan mati di sana.
Latar belakang
Firaun Menentukan Pengganti Yosia
Setelah mengalahkan Yosia, Firaun Nekho campur tangan dalam politik Yehuda. Ia menyingkirkan Yoahas yang baru berkuasa tiga bulan, lalu mengangkat Elyakim, anak Yosia yang lain, menjadi raja, dan mengganti namanya menjadi Yoyakim. Yoahas dibawa ke Mesir dan mati di sana.
Di mana
Ribla
Kota benteng di tanah Hamat, tempat Firaun Nekho berkemah
Kapan
±609 SM
Kerajaan Terbagi (Yehuda)
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Sejarawan dan teolog yang mencatat sejarah Kerajaan Yehuda
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang-orang yang ingin memahami sejarah umat Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּמְלֵךְ
vayyamlekh · mengangkat
menjadikan raja, menobatkan
וַיַּסֵּב
vayassev · mengubah
memutar, mengubah
שְׁמוֹ
shemo · namanya
nama, reputasi
Tindakan Firaun menobatkan dan mengubah nama menunjukkan bahwa kekuasaan politik sepenuhnya berada di tangan asing, tetapi nama baru Yoyakim mengandung unsur 'YHWH' yang mengingatkan bahwa Allah tetap berdaulat.
Tahukah kamu
Raja Mesir Tentukan Nama?
Dalam budaya kuno, mengubah nama seseorang berarti menunjukkan kekuasaan dan kepemilikan. Firaun mengubah nama Elyakim menjadi Yoyakim sebagai tanda bahwa Yehuda berada di bawah kendalinya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:34
2 Raja-raja 23:35
konsekuensi penobatan
“Kemudian, emas dan perak diberikan oleh Yoyakim kepada Firaun tetapi dengan menarik pajak dari negeri...”
2 Tawarikh 36:4
paralel sejarah
“Lalu, raja Mesir mengangkat Elyakim, saudaranya, menjadi raja atas Yehuda dan Yerusalem, serta mengubah namanya menjadi Yoyakim.”
Yeremia 22:11-12
nasib Yoahas
“Sebab beginilah firman TUHAN tentang Salum, anak Yosia, raja Yehuda... ia tidak akan kembali ke sini lagi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:34
✕ Sering dikira
Firaun menobatkan Yoyakim karena dia lebih baik daripada Yoahas.
✓ Yang sebenarnya
Firaun bertindak berdasarkan kepentingan politiknya, bukan penilaian moral. Yoyakim kemudian juga melakukan yang jahat di mata Tuhan.
✕ Sering dikira
Elyakim adalah nama asli dan Yoyakim adalah nama Ibrani yang biasa.
✓ Yang sebenarnya
Nama Yoyakim mengandung unsur 'TUHAN' (Yah), tetapi justru dipaksa oleh Firaun untuk menunjukkan kendali, bukan kesalehan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:34
Perubahan nama dan pemaksaan dari penguasa asing menunjukkan hilangnya kedaulatan Yehuda. Ini mengingatkan kita bahwa kompromi dengan dunia sering kali membawa perbudakan.
Tuhan, bantu kami untuk tetap setia kepada-Mu, bukan terjebak dalam tunduk pada tekanan dunia. Amin.