2 Raja-raja 20:3
““Ya TUHAN, ingatlah kiranya bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dalam kebenaran dan ketulusan hati, dan melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Kemudian, Hizkia menangis tersedu-sedu.”2 Raja-raja 20:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.”2 Raja-raja 20:3 · TB
Terjemahan Baru
“"TUHAN, ingatlah bahwa aku ini sudah mengabdi kepada-Mu dengan setia dan tulus hati. Aku selalu berusaha menuruti kemauan-Mu." Lalu Hizkia menangis dengan pilu.”2 Raja-raja 20:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ya TUHAN, tolong, ingatlah betapa aku sudah hidup menaati kehendak-Mu dengan sepenuh hati. Aku setia melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Lalu Hiskia menangis tersedu-sedu.”2 Raja-raja 20:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I beseech thee, O LORD, remember now how I have walked before thee in truth and with a perfect heart, and have done that which is good in thy sight. And Hezekiah wept sore.”2 Raja-raja 20:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 20:3?
Hizkia berdoa dengan mengingatkan Tuhan akan kesetiaannya: ia telah hidup dengan benar, tulus hati, dan melakukan yang baik di mata Tuhan. Ini bukan sombong, melainkan ungkapan hubungan yang dekat dengan Tuhan. Air matanya menunjukkan kerendahan hati dan pergumulan yang mendalam.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 20:3
Doa yang tulus bisa mengingatkan Tuhan akan kesetiaan kita, bukan untuk memaksa-Nya, tetapi untuk menguatkan iman kita. Kerendahan hati dan ketulusan adalah kunci hubungan kita dengan Tuhan.
Tuhan, tolonglah aku untuk hidup setia di hadapan-Mu dengan hati yang tulus, dan berilah aku keberanian untuk menangis di hadapan-Mu, Amin.