Hizkia mengingat kesetiaannya
2 Raja-raja 20:3
Doa yang Diingat TUHAN
PerikopHizkia Disembuhkan · 2 Raja-raja 20:1-11 →““Ya TUHAN, ingatlah kiranya bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dalam kebenaran dan ketulusan hati, dan melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Kemudian, Hizkia menangis tersedu-sedu.”2 Raja-raja 20:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.”2 Raja-raja 20:3 · TB
Terjemahan Baru
“"TUHAN, ingatlah bahwa aku ini sudah mengabdi kepada-Mu dengan setia dan tulus hati. Aku selalu berusaha menuruti kemauan-Mu." Lalu Hizkia menangis dengan pilu.”2 Raja-raja 20:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ya TUHAN, tolong, ingatlah betapa aku sudah hidup menaati kehendak-Mu dengan sepenuh hati. Aku setia melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Lalu Hiskia menangis tersedu-sedu.”2 Raja-raja 20:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I beseech thee, O LORD, remember now how I have walked before thee in truth and with a perfect heart, and have done that which is good in thy sight. And Hezekiah wept sore.”2 Raja-raja 20:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 20:3?
Hizkia berdoa dengan mengingatkan Tuhan akan kesetiaannya: ia telah hidup dengan benar, tulus hati, dan melakukan yang baik di mata Tuhan. Ini bukan sombong, melainkan ungkapan hubungan yang dekat dengan Tuhan. Air matanya menunjukkan kerendahan hati dan pergumulan yang mendalam.
Latar belakang
Hizkia memohon agar TUHAN mengingat kesetiaannya
Dalam doa yang mengharukan, Hizkia mengingatkan TUHAN akan hidupnya yang benar dan tulus, serta perbuatan baiknya. Ia menangis dengan sangat, menunjukkan kerendahan hati di hadapan Allah.
Di mana
Yerusalem
Kamar tidur, menghadap dinding
Kapan
~701 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda yang setia, ~40 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel yang maha mendengar doa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זָכַר
zakar · ingatlah
mengingat, memperhatikan, atau bertindak berdasarkan ingatan
אֱמֶת
emeth · kebenaran
kesetiaan, keandalan, kebenaran yang konsisten
שָׁלֵם
shalem · ketulusan
sempurna, utuh, tulus, tidak bercela
Memadukan 'ingat' (zakar) dengan 'kebenaran' (emeth) dan 'ketulusan' (shalem) mengungkapkan bahwa Hizkia meminta TUHAN untuk memperhatikan hidupnya yang konsisten dan utuh di hadapan-Nya.
Tahukah kamu
Hizkia masih muda
Berdasarkan 2 Raja-raja 18:2, Hizkia naik takhta pada usia 25 tahun, jadi ia baru berusia sekitar 39-40 tahun saat sakit ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 20:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 20:3
✕ Sering dikira
Hizkia membanggakan perbuatan baiknya sehingga terkesan sombong.
✓ Yang sebenarnya
Ia bukan membanggakan diri, tetapi memohon belas kasihan dengan mengingatkan hubungan yang sudah terjalin.
✕ Sering dikira
Kata 'kebenaran' berarti tanpa dosa sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Alkitab, 'kebenaran' adalah kesetiaan pada perjanjian, bukan kesempurnaan mutlak.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 20:3
Doa yang tulus bisa mengingatkan Tuhan akan kesetiaan kita, bukan untuk memaksa-Nya, tetapi untuk menguatkan iman kita. Kerendahan hati dan ketulusan adalah kunci hubungan kita dengan Tuhan.
Tuhan, tolonglah aku untuk hidup setia di hadapan-Mu dengan hati yang tulus, dan berilah aku keberanian untuk menangis di hadapan-Mu, Amin.