Hizkia mengingat kesetiaannya
Yesaya 38:3
Permohonan Berdasarkan Ketaatan
“katanya, “Ingatlah kiranya, ya TUHAN, bagaimana aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan tulus hati, serta melakukan apa yang baik di mata-Mu.” Hizkia pun menangis tersedu-sedu.”Yesaya 38:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia berkata: "Ah TUHAN, ingatlah kiranya, bahwa aku telah hidup di hadapan-Mu dengan setia dan dengan tulus hati dan bahwa aku telah Yesaya 38.4–9 137 melakukan apa yang baik di mata-Mu." Kemudian menangislah Hizkia dengan sangat.”Yesaya 38:3 · TB
Terjemahan Baru
“"TUHAN, ingatlah bahwa aku ini sudah mengabdi kepada-Mu dengan setia dan tulus hati. Aku selalu berusaha menuruti kemauan-Mu." Lalu Hizkia menangis dengan pilu.”Yesaya 38:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And said, Remember now, O LORD, I beseech thee, how I have walked before thee in truth and with a perfect heart, and have done that which is good in thy sight. And Hezekiah wept sore.”Yesaya 38:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 38:3?
Hizkia mengingatkan Tuhan bagaimana ia hidup setia dan tulus di hadapan-Nya. Ia berdoa dengan hati yang hancur, menangis tersedu-sedu, menunjukkan kerendahan hati dan kejujuran di hadapan Tuhan.
Latar belakang
Mengingat Ketaatan
Hizkia berdoa, meminta TUHAN mengingat bagaimana ia hidup setia, tulus, dan melakukan yang baik di mata TUHAN. Ia menangis dengan sedih, menunjukkan kerendahan hati dan kerinduan untuk hidup lebih lama.
Di mana
Yerusalem
Kamar tidur Hizkia, di dinding
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda, masa pembuangan dekat
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda yang saleh, berkuasa sekitar 715-686 SM.
Kepada
TUHAN
Allah Yahweh, yang disembah Hizkia dan merupakan Allah Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָלַךְ
halak · hidup
berjalan, hidup, bertindak dalam cara tertentu
אֱמֶת
emet · setia
kesetiaan, kebenaran, dapat dipercaya
שָׁלֵם
shalem · tulus
utuh, sempurna, tulus hati, tidak bercela
Kata 'hidup' di sini berarti karakter yang berkelanjutan, bukan hanya perbuatan sekali. 'Setia' dan 'tulus' menunjukkan integritas yang utuh di hadapan Allah, bukan kesempurnaan tanpa cela.
Tahukah kamu
Hizkia dan Pembaharuan
Hizkia terkenal karena reformasi agama: membuang bukit pengorbanan, memecahkan tiang berhala, dan merayakan Paskah besar (2 Tawarikh 30).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 38:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 38:3
✕ Sering dikira
Hizkia seolah menyombongkan kesalehannya kepada TUHAN.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah doa yang lazim di Timur kuno, memohon belas kasihan berdasarkan kesetiaan yang telah dijalani, bukan membanggakan diri.
✕ Sering dikira
Menangis menunjukkan kurang iman.
✓ Yang sebenarnya
Tangisan adalah ekspresi emosi yang jujur; TUHAN melihat air mata Hizkia dan menjawab (ayat 5).
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 38:3
Kita bisa belajar bahwa doa yang efektif tidak harus panjang atau rumit, tetapi tulus dari hati. Menangis di hadapan Tuhan adalah bentuk doa yang diperbolehkan dan didengar.
Tuhan, tolong aku untuk hidup setia dan tulus seperti Hizkia, dan beri aku keberanian untuk menangis di hadapan-Mu. Amin.