Mengikuti Jejak Daud

2 Raja-raja 18:3

Hizkia: Raja yang Taat di Tengah Ancaman Asyur

PerikopHizkia Menjadi Raja Yehuda · 2 Raja-raja 18:1-8 →
“Dia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, seperti semua yang dilakukan oleh Daud, nenek moyangnya.”

2 Raja-raja 18:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 18:3?

Ayat ini menegaskan bahwa Hizkia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, mengikuti teladan Daud, nenek moyangnya. Ini menunjukkan kesetiaan Hizkia kepada Allah dan komitmennya untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan, menjadi contoh bagi raja-raja Yehuda.

Latar belakang

Penilaian Positif dari Penulis

Hizkia dinilai melakukan apa yang benar di mata TUHAN, seperti Daud. Ini adalah pujian tertinggi bagi seorang raja Yehuda, karena Daud adalah teladan ideal.

Di mana

Yerusalem

Catatan sejarah kerajaan Yehuda

Kapan

±715 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ahas tidak melakukan yang benar
Hizkia melakukan pembaruan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab 2 Raja-raja

Sejarawan dan teolog Yahudi, menyusun sejarah kerajaan Israel dan Yehuda.

U

Kepada

Umat Israel dan Yehuda

Pembaca yang hidup di pembuangan atau sesudahnya, perlu belajar dari masa lalu.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשָׁר

yashar · benar

lurus, tepat, sesuai standar moral

עֵינֵי יְהוָה

einei YHWH · mata TUHAN

penilaian atau pengawasan Allah

דָּוִד

David · Daud

raja teladan Israel, nenek moyang

Kebenaran dalam Alkitab bukan sekadar moralitas abstrak, tetapi menyesuaikan diri dengan standar Allah yang terlihat dalam teladan Daud—setia dan taat.

Tahukah kamu

Daud sebagai Tolok Ukur

Pujian ini diberikan hanya kepada beberapa raja, seperti Hizkia dan Yosia. Ini menunjukkan penilaian bahwa Hizkia sejalan dengan warisan Daud.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:3

✕  Sering dikira

Mengira 'benar' berarti Hizkia tidak pernah berbuat dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan ketidakberdosaan, tetapi orientasi hati yang taat kepada TUHAN.

✕  Sering dikira

Menganggap Daud adalah standar kesempurnaan moral.

✓  Yang sebenarnya

Daud juga gagal, namun ia dikenal karena pertobatan dan kesetiaannya kepada Allah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:3

Kita juga dipanggil untuk hidup benar di hadapan Tuhan, bukan hanya di hadapan manusia. Teladan Hizkia mengingatkan kita untuk setia kepada Allah dalam segala hal.

Ya Allah, mampukanlah kami untuk hidup benar di hadapan-Mu, mengikuti jejak orang-orang yang setia kepada-Mu. Amin.