Sisa Yehuda Berakar dan Berbuah
2 Raja-raja 19:30
Pemulihan dan Kemuliaan Sion
PerikopPesan TUHAN kepada Hizkia · 2 Raja-raja 19:29-34 →“Selanjutnya, orang-orang yang terluput di antara keturunan Yehuda, yakni yang masih tinggal hidup akan berakar ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.”2 Raja-raja 19:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.”2 Raja-raja 19:30 · TB
Terjemahan Baru
“Orang Yehuda yang masih hidup akan makmur seperti tanaman yang dalam sekali akarnya dan menghasilkan buah.”2 Raja-raja 19:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang-orang yang tersisa dari kerajaan Yehuda akan bertahanbahkan menetap dengan mapan dan beranak cucu, seperti pohon yang berakar dalam dan berbuah lebat.”2 Raja-raja 19:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the remnant that is escaped of the house of Judah shall yet again take root downward, and bear fruit upward.”2 Raja-raja 19:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 19:30?
Ayat ini membandingkan sisa orang Yehuda yang selamat dengan pohon yang berakar dalam dan menghasilkan buah. Ini menegaskan bahwa umat TUHAN akan dipulihkan dan diberkati, menjadi berkat bagi orang lain.
Latar belakang
Sisa yang Berakar dan Berbuah
Ayat ini menggambarkan sisa orang Yehuda yang selamat dari pengepungan dan pembuangan. Mereka akan menjadi seperti pohon yang berakar kuat ke bawah dan menghasilkan buah ke atas—simbol kehidupan yang stabil dan berkelimpahan. Ini adalah janji bahwa dari Yerusalem akan keluar sisa yang diberkati.
Di mana
Yerusalem
Di tengah pengepungan, namun penuh harapan akan masa depan
Kapan
~701 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah, penyampai firman TUHAN tentang masa depan
Kepada
Hizkia
Raja Yehuda, di tengah krisis, menerima janji pemulihan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פְּלֵיטָה
peletah · terluput
orang yang selamat dari bencana, sisa yang dilindungi
שֹׁרֶשׁ
shoresh · berakar
akar, dasar yang menopang dan menyerap makanan
עָשָׂה פְרִי
asah peri · menghasilkan buah
membuat atau menghasilkan buah, produktif
Kata peletah (sisa) menegaskan bahwa hanya oleh anugerah Allah ada yang selamat. Shoresh (akar) dan asah peri (menghasilkan buah) menunjukkan pemulihan yang mendalam dan berbuah, bukan sekadar bertahan hidup.
Tahukah kamu
Berakar ke bawah, berbuah ke atas
Frasa 'berakar ke bawah' dan 'berbuah ke atas' adalah metafora yang kuat tentang kehidupan yang kokoh dan produktif. Ini digunakan beberapa kali dalam Perjanjian Lama untuk menggambarkan berkat Allah bagi umat-Nya yang setia (misalnya Yesaya 37:31).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:30
Yesaya 10:20
sisa yang setia
“Tetapi pada waktu itu sisa-sisa Israel dan orang-orang yang terluput dari kaum keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi kepada yang memukul mereka, tetapi akan bersandar kepada TUHAN, Yang Mahakudus Allah Israel, dengan setia.”
Mazmur 1:3
akar dan buah
“Ia seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan daunnya tidak layu; apa saja yang diperbuatnya berhasil.”
Yeremia 17:8
berakar dan berbuah
“Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan tidak mengalami panas terik; daunnya tetap hijau, dan tidak kuatir pada tahun kering, dan tidak berhenti menghasilkan buah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:30
✕ Sering dikira
Sering dianggap bahwa 'sisa' adalah sekelompok kecil yang lemah dan tidak penting.
✓ Yang sebenarnya
Sisa justru adalah benih pemulihan yang akan menjadi bangsa yang kuat dan berbuah.
✕ Sering dikira
Beberapa orang mengira janji ini hanya tentang pertanian, bukan tentang rohani.
✓ Yang sebenarnya
Metafora berakar dan berbuah berbicara tentang kehidupan yang berkelimpahan secara jasmani dan rohani.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:30
Seperti pohon yang akarnya kuat, kita perlu berakar dalam firman TUHAN. Dengan akar yang kuat, kita bisa bertahan dalam badai dan menghasilkan buah yang memuliakan TUHAN dan memberkati sesama.
Tuhan, jadikan aku seperti pohon yang berakar dalam pada-Mu, sehingga hidupku menghasilkan buah yang baik bagi kemuliaan-Mu. Amin.