Murka TUHAN terhadap Sanherib
2 Raja-raja 19:28
TUHAN Menjawab Doa Hizkia
PerikopAllah Menjawab Hizkia · 2 Raja-raja 19:20-28 →“Sebab, kamu mengamuk terhadap-Ku, keangkuhanmu telah sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan memasang kelikir-Ku pada hidungmu, dan kekang-Ku pada bibirmu. Lalu, Aku akan mengembalikanmu ke jalan dari mana kamu datang.’””2 Raja-raja 19:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.”2 Raja-raja 19:28 · TB
Terjemahan Baru
“Aku tahu bahwa engkau marah sekali kepada-Ku, dan Aku sudah mendengar tentang kesombonganmu itu. Sekarang Kupasang kait pada hidungmu dan kekang pada mulutmu, supaya engkau Kutarik pulang lewat jalan yang kaulalui ketika datang."”2 Raja-raja 19:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Oleh karena kesombonganmu melawan Aku, Aku akan menyeret engkau pulang ke negerimuseperti sapi yang digiring dengan cincin dan kekang di hidungnya.”2 Raja-raja 19:28 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Because thy rage against me and thy tumult is come up into mine ears, therefore I will put my hook in thy nose, and my bridle in thy lips, and I will turn thee back by the way by which thou camest.”2 Raja-raja 19:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 19:28?
Karena keangkuhan dan kemarahan Sanherib terhadap TUHAN, TUHAN akan menghempaskannya kembali ke negerinya sendiri seperti hewan yang dikendalikan dengan kelikir dan kekang. Ini menunjukkan hukuman TUHAN atas kesombongan dan penghujatan.
Latar belakang
Murka TUHAN terhadap Keangkuhan
Dalam jawaban-Nya atas doa Hizkia, TUHAN menegur Sanherib secara langsung: 'kamu mengamuk terhadap-Ku, keangkuhanmu telah sampai ke telinga-Ku.' Ini mengungkapkan bahwa serangan Sanherib terhadap Yerusalem sebenarnya adalah serangan terhadap Allah sendiri. TUHAN akan bertindak dengan kekuatan-Nya yang tak tertandingi.
Di mana
Yerusalem
Dalam kaitan dengan surat dan doa, jawaban TUHAN disampaikan secara ilahi
Kapan
~701 SM
Periode Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, sumber segala kuasa dan penghakiman
Kepada
Sanherib
Raja Asyur yang angkuh, sedang dikepung di hadapan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָגַז
ragaz · amarah
gemetar karena marah atau gelisah
שַׁאֲנָן
sha'anan · keangkuhan
ketenangan yang sombong, merasa aman
אֹזֶן
'ozen · telinga-Ku
telinga, alat pendengaran; di sini menunjukkan perhatian Allah
Ketiga kata ini menggambarkan emosi Allah yang responsif: amarah (ragaz) dan keangkuhan (sha'anan) manusia bertemu dengan pendengaran Allah ('ozen). Allah bukanlah penonton pasif; Ia mendengar dan akan bertindak.
Tahukah kamu
Kekang dan kelikir
Kelikir adalah cincin yang dipasang pada hidung hewan untuk mengendalikannya. Gambaran ini menunjukkan bahwa Allah akan memperlakukan Sanherib seperti binatang yang dituntun, menekankan kedaulatan mutlak Allah atas raja yang paling berkuasa sekalipun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:28
Mazmur 46:6
murka Allah atas bangsa
“Bangsa-bangsa gempar, kerajaan-kerajaan goyah, Ia memperdengarkan suara-Nya, bumi hancur.”
Yesaya 37:28-29
paralel langsung
“Aku tahu jika engkau duduk, keluar, masuk, dan jika engkau mengamuk terhadap Aku.”
Amsal 16:18
keangkuhan membawa kehancuran
“Keangkuhan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:28
✕ Sering dikira
Sering dianggap bahwa Allah marah secara tidak terkendali seperti manusia.
✓ Yang sebenarnya
Murka Allah adalah respon yang benar dan adil terhadap dosa, bukan ledakan emosi tak terkendali.
✕ Sering dikira
Beberapa orang mengira kelikir dan kekang adalah simbol kekejaman Allah
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah gambaran kedaulatan Allah yang mengendalikan musuh-Nya, menunjukkan kuasa dan keadilan-Nya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:28
Kesombongan sering membawa kehancuran. Ayat ini mengingatkan kita untuk rendah hati dan tidak melawan TUHAN. Jika kita merasa lebih hebat dari TUHAN, kita perlu bertobat sebelum terlambat.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan yang melawan kehendak-Mu. Bentuk hatiku agar rendah hati dan taat. Amin.