Tuhan Mengetahui Segala

Yesaya 37:28

Doa Hizkia dan Kejatuhan Sanherib

Aku tahu tempatmu, kapan kamu datang, kapan kamu pergi, dan juga tahu kemarahanmu terhadap-Ku.

Yesaya 37:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 37:28?

Allah mengetahui segala sesuatu tentang Sanherib: tempat tinggalnya, kegiatan sehari-harinya, dan bahkan kemarahannya terhadap Allah. Allah mahatahu dan tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.

Latar belakang

Tuhan Mengetahui Segala

Dalam jawaban doa Hizkia, Tuhan berfirman melalui Yesaya bahwa Dia tahu segala aktivitas Sanherib—saat datang dan pergi, serta amarahnya terhadap Allah. Ini menegaskan bahwa Tuhan berdaulat atas musuh.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, saat genting pengepungan

Kapan

~701 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib mengepung Yerusalem
Malaikat membunuh 185.000 tentara
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~60 tahun, penuh keberanian

H

Kepada

Hizkia

Raja Yehuda yang saleh, ~39 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָדַע

yada · tahu

mengenal secara intim dan mendalam

שֶׁבֶת

shevet · tempatmu

duduk, tinggal, atau posisi

רֹגֶז

rogez · kemarahanmu

kegelisahan atau amarah yang berkobar

Tuhan tidak hanya tahu fakta, tetapi mengenal secara intim setiap gerak dan emosi manusia. Kemarahan Sanherib yang meluap-luap tidak luput dari perhatian-Nya.

Tahukah kamu

Kata 'kelikir'

Kelikir adalah cincin besi yang dipasang di hidung binatang untuk menuntunnya; di sini menggambarkan kuasa Tuhan mengendalikan raja Asyur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 37:28

✕  Sering dikira

Tuhan hanya tahu tentang Sanherib, bukan tentang kita

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan sifat Allah yang mahatahu secara pribadi, termasuk terhadap kita

✕  Sering dikira

Kemarahan manusia bisa mengalahkan Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tetap berdaulat dan akan menindak kesombongan

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 37:28

Kita tidak perlu berpura-pura di hadapan Allah karena Dia tahu segalanya. Hubungan kita dengan-Nya harus jujur dan terbuka, karena Dia peduli pada setiap detail hidup kita.

Ya Allah, Engkau mengenal aku lebih dari aku mengenal diriku sendiri. Tolong aku untuk hidup transparan di hadapan-Mu. Amin.