Bangsa-bangsa gempar, bumi lebur

Mazmur 46:6

Allah adalah Tempat Perlindungan Kita

(46-7) Bangsa-bangsa geram, kerajaan-kerajaan berguncang; Dia memperdengarkan suara-Nya, bumi pun meleleh.

Mazmur 46:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 46:6?

Mazmur 46:6 menggambarkan bangsa-bangsa yang marah dan kerajaan yang terguncang. Ketika Allah bersuara, bumi meleleh. Ini menunjukkan kuasa Allah yang jauh lebih besar daripada kekuatan politik atau militer mana pun.

Latar belakang

Kedaulatan Allah atas segala bangsa

Ayat ini melukiskan kekacauan bangsa-bangsa yang marah dan kerajaan yang berguncang, tetapi Allah hanya perlu bersuara dan bumi meleleh. Ini menunjukkan kuasa Allah yang tak tertandingi atas semua kekuatan dunia.

Di mana

Yerusalem

Di dekat Bait Allah, saat ibadah

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh-musuh
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Anak-anak Korah

Paduan suara Bait Allah, keturunan Korah

U

Kepada

Umat Israel

Jemaah yang mencari penghiburan dan kekuatan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָמָה

hamah · geram

gaduh, ribut, gemuruh; menggambarkan kegelisahan dan kemarahan

מוּט

mut · berguncang

goyah, menjadi tidak stabil

מוּג

mug · meleleh

larut, hancur; menunjukkan melemahnya kekuatan

Kata-kata ini menekankan bahwa kekuatan manusia itu rapuh; bangsa-bangsa yang bergemuruh hanya goyah, dan bumi yang perkasa pun meleleh saat Allah berfirman – hanya Allah yang kokoh selamanya.

Tahukah kamu

Suara Allah yang melelehkan bumi

Dalam Alkitab, suara Allah sering digambarkan sebagai guruh yang dahsyat (Mazmur 29). Konsep 'bumi meleleh' juga muncul dalam Amos 9:5, menggambarkan respons ciptaan terhadap kemuliaan dan murka Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 46:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 46:6

✕  Sering dikira

Mengira Allah selalu menyebabkan kehancuran fisik secara harfiah setiap kali Dia berbicara.

✓  Yang sebenarnya

Di sini bahasa puitis menunjukkan kedaulatan Allah; bukan berarti setiap firman-Nya melelehkan bumi secara harfiah.

✕  Sering dikira

Menganggap geram bangsa-bangsa adalah tanda bahwa Allah tidak mengendalikan keadaan.

✓  Yang sebenarnya

justru sebaliknya: geram itu sia-sia di hadapan kuasa Allah yang agung.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 46:6

Saat kamu melihat ketidakstabilan di dunia—perang, konflik, atau kekacauan politik—ingatlah bahwa Allah tetap berkuasa. Kamu bisa berdoa untuk kedamaian dan percaya bahwa pada akhirnya Allah yang berdaulat.

Bapa, Engkau berkuasa atas segala bangsa dan kerajaan; tolong aku mengalami damai di tengah dunia yang kacau ini. Amin.