Berpaut dan Berpegang pada Perintah
2 Raja-raja 18:6
Komitmen Hizkia kepada Allah
“Dia berpaut kepada TUHAN dengan tidak menyimpang dari mengikuti-Nya serta berpegang pada perintah-perintah-Nya, yang telah diperintahkan oleh TUHAN kepada Musa.”2 Raja-raja 18:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia berpaut kepada TUHAN, tidak menyimpang dari pada mengikuti Dia dan ia berpegang pada perintah-perintah TUHAN yang telah diperintahkan-Nya kepada Musa.”2 Raja-raja 18:6 · TB
Terjemahan Baru
“dan setia kepada-Nya. Tidak pernah ia melawan TUHAN. Segala perintah TUHAN yang diberikan melalui Musa, ditaati oleh Hizkia dengan sungguh-sungguh.”2 Raja-raja 18:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena dia sangat setia kepada TUHAN. Dia tidak pernah berhenti menaati semua perintah TUHAN yang disampaikan melalui Musa.”2 Raja-raja 18:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he clave to the LORD, and departed not from following him, but kept his commandments, which the LORD commanded Moses.”2 Raja-raja 18:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 18:6?
Ayat ini menjelaskan bahwa Hizkia berpaut kepada TUHAN, tidak menyimpang dari mengikuti-Nya, dan berpegang pada perintah-perintah yang diberikan melalui Musa. Ini menunjukkan ketaatan dan kesetiaannya yang total kepada Allah, menjadi dasar berkat dalam hidupnya.
Latar belakang
Keteguhan yang Tidak Tergoyahkan
Hizkia tidak hanya percaya kepada TUHAN, tetapi hidupnya juga nyata dalam ketaatan: dia berpaut kepada Allah dan tidak pernah menyimpang dari mengikuti Dia. Dia dengan setia berpegang pada perintah-perintah yang diberikan Allah melalui Musa, menjadikan hidupnya contoh kesetiaan yang menyeluruh.
Di mana
Yerusalem
Dalam catatan sejarah, sebagai penilaian atas pemerintahan Hizkia
Kapan
~715 SM
Pembagian Kerajaan
Yang berbicara
Penulis Kitab Raja-raja
Sejarawan yang mencatat raja-raja Israel dan Yehuda.
Kepada
Pembaca Kitab Raja-raja
Orang-orang yang ingin belajar dari sejarah bangsa Israel.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּבַק
dabak · berpaut
melekat, menempel, komitmen kuat
סוּר
sur · menyimpang
berbalik, pergi dari
שָׁמַר
shamar · berpegang
menjaga, memelihara, menaati
Ketiga kata ini menggambarkan ketaatan yang aktif dan berkelanjutan. Berpaut menunjukkan kedekatan, tidak menyimpang menunjukkan arah yang tetap, dan berpegang menunjukkan kewaspadaan dalam menjaga perintah Allah.
Tahukah kamu
Urutan Kata yang Penting
Frasa 'berpaut kepada TUHAN' (dabak beYHWH) dalam bahasa Ibrani sangat kuat, mengandung arti merekat seperti lem. Ini menunjukkan hubungan yang sangat dekat dan setia, bukan sekadar ketaatan formal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 18:6
Yosua 23:8
Nasihat serupa
“Tetapi kamu harus berpaut kepada TUHAN, Allahmu, seperti yang kamu lakukan sampai sekarang.”
Ulangan 10:20
Panggilan untuk berpaut
“Engkau harus takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpaut kepada-Nya.”
Mazmur 119:33
Ketaatan pada perintah
“Ajarilah aku, ya TUHAN, jalan ketetapan-ketetapan-Mu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 18:6
✕ Sering dikira
Berpegang pada perintah berarti Hizkia harus menjaga hukum Taurat secara harfiah, termasuk upacara korban di Bait Allah.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia memang taat, tetapi fokusnya adalah pada perintah-perintah yang terutama tentang kasih dan kesetiaan, bukan legalisme. Dia tetap melakukan yang benar di mata Tuhan.
✕ Sering dikira
'Berpaut' berarti Hizkia melakukan segalanya dengan sempurna tanpa pernah gagal.
✓ Yang sebenarnya
Ini menggambarkan orientasi dan komitmen, bukan kesempurnaan. Hizkia tetap manusia yang bisa salah (misalnya, dia sombong saat menerima utusan Babel di 2 Raja-raja 20).
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 18:6
Berpaut kepada Tuhan berarti kita tidak goyah dan tetap berpegang pada firman-Nya. Kita perlu berkomitmen untuk taat kepada Tuhan dalam segala situasi.
Ya Tuhan, tolonglah kami untuk berpaut kepada-Mu dan tidak menyimpang dari jalan-Mu, serta berpegang pada perintah-Mu. Amin.