Pekah memerintah dengan jahat

2 Raja-raja 15:28

Raja-raja yang jahat dan campur tangan Asyur

Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam, anak Nebat, yang menyebabkan Israel berdosa.

2 Raja-raja 15:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 15:28?

Pekah mengulangi dosa Yerobeam, yaitu menyembah berhala dan memimpin Israel menjauh dari Tuhan. Ini menunjukkan bahwa pergantian raja tidak mengubah keadaan rohani bangsa, karena mereka tetap hidup dalam dosa.

Latar belakang

Pekah melanjutkan dosa Yerobeam

Pekah, anak Remalya, menjadi raja Israel dan memerintah dua puluh tahun. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, tidak menyimpang dari dosa Yerobeam yang menyebabkan Israel berdosa.

Di mana

Samaria

Kronik istana, sekitar tahun 740 SM

Kapan

~740 SM

Zaman Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Azarya wafat
Asyur membuang Israel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Sejarawan yang mencatat raja-raja Israel dan Yehuda

O

Kepada

Orang Israel

Pembaca kitab sejarah, umat Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַע

ra' · jahat

Buruk, jahat, tidak bermoral

עֵינַיִם

enayim · mata

Mata, penglihatan; di sini metafora penilaian Tuhan

סוּר

sur · menyimpang

Berpaling, menjauh dari

Frasa 'jahat di mata TUHAN' menunjukkan bahwa standar moral bukan opini manusia, melainkan penilaian ilahi. Kata 'menyimpang' menekankan bahwa dosa adalah meninggalkan jalan yang benar.

Tahukah kamu

Pekah perwira yang merebut takhta

Pekah awalnya adalah perwira yang membunuh Pekahya untuk menjadi raja, menunjukkan periode yang penuh gejolak.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 15:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 15:28

✕  Sering dikira

Pekah adalah raja yang baik karena hanya tidak menjauh dari dosa Yerobeam, bukan dosa yang lebih besar.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menegaskan bahwa dosa Yerobeam sudah cukup untuk membuat raja dianggap jahat; standarnya adalah ketaatan penuh.

✕  Sering dikira

Ungkapan 'jahat di mata TUHAN' hanya berarti secara ritual tidak benar.

✓  Yang sebenarnya

Ini mencakup seluruh aspek hidup, termasuk moral, sosial, dan ibadah yang menyimpang.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 15:28

Kita sering berpikir bahwa perubahan pemimpin akan memperbaiki keadaan, tetapi tanpa perubahan hati, segalanya tetap sama. Kita perlu berdoa untuk pembaruan rohani, bukan sekadar perubahan kondisi luar.

Ya Allah, ubahlah hatiku dan bangsaku, supaya kami tidak terus-menerus jatuh dalam dosa yang sama, Amin.