Nadab Hidup dalam Dosa

1 Raja-raja 15:26

Dua Kerajaan: Ringkasan Para Raja

Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan hidup di jalan ayahnya serta dalam dosanya yang telah menyebabkan Israel berdosa.

1 Raja-raja 15:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 15:26?

Nadab melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mengikuti dosa Yerobeam yang telah menyebabkan Israel berdosa, yaitu menyembah berhala. Ini menunjukkan bahwa dosa Yerobeam menjadi warisan yang terus berlanjut.

Latar belakang

Nadab Mengikuti Dosa Ayahnya

Nadab dinilai jahat karena meniru cara hidup Yerobeam yang berdosa dengan membuat patung-patung berhala. Ia tidak berpaling dari dosa warisan ayahnya, melainkan meneruskannya.

Di mana

Samaria

Istana kerajaan di Samaria

Kapan

~910 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nadab naik takhta
Nadab dibunuh Baesa
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Raja-raja

Narator alkitabiah, menyampaikan sejarah

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang membaca riwayat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רַע

ra' · jahat

buruk atau merusak

דֶּרֶךְ

derek · jalan

cara hidup atau kebiasaan

אָב

av · ayahnya

orang tua laki-laki

Frasa 'jalan ayahnya' menunjukkan bahwa dosa sering diwariskan dan menjadi pola yang sulit diputus tanpa pertobatan radikal.

Tahukah kamu

Dosa Yerobeam

Dosa Yerobeam adalah membuat dua anak lembu emas di Betel dan Dan untuk disembah, menggantikan ibadah di Yerusalem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 15:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 15:26

✕  Sering dikira

Mengira 'jalan ayahnya' hanya soal moral, padahal itu juga soal ibadah berhala.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan dosa Yerobeam adalah penyembahan berhala yang diikuti Nadab.

✕  Sering dikira

Berpikir dosa hanya individu, padahal berdampak pada bangsa.

✓  Yang sebenarnya

Ayat menegaskan dosa raja menyebabkan Israel berdosa, menunjukkan efek komunal.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 15:26

Dosa seringkali berdampak luas, tidak hanya pada diri sendiri tetapi juga orang lain. Mari kita periksa hidup kita dan hindari dosa yang dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari dosa yang bisa menyesatkan orang lain, dan mampukan aku menjadi teladan yang baik. Amin.