Hak kesulungan Ruben dicabut
1 Tawarikh 5:1-10
Keturunan Ruben
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Ruben kehilangan hak kesulungan
Ayat ini mengingatkan bahwa Ruben, anak sulung Yakub, kehilangan hak istimewanya karena melanggar kesucian tempat tidur ayahnya (Kejadian 49:4). Hak kesulungan itu akhirnya diberikan kepada anak-anak Yusuf, meskipun dalam silsilah resmi Ruben tetap dicatat sebagai anak sulung.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks penulisan kitab
Kapan
~400 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Kisah Para Tawarikh
penulis kitab, ~400 SM
Kepada
Orang Israel pasca-pembuangan
umat yang kembali dari Babel
Arti tiap ayat
Penjelasan 1 Tawarikh 5:1-10 Ayat per Ayat
1 Tawarikh 5:1
Ruben kehilangan hak kesulungannya karena menodai tempat tidur ayahnya, yaitu tidur dengan Bilha (Kej. 35:22). Hak itu diberikan kepada keturunan Yusuf, tetapi silsilah tetap mencatat Ruben sebagai anak sulung secara…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:2
Walaupun Yehuda mendapat kehormatan besar karena dari keturunannya lahir raja (Daud dan Yesus), hak kesulungan secara hukum tetap milik Yusuf. Ini menunjukkan bahwa kehormatan dan hak bisa diberikan berbeda, dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:3
Ayat ini mendaftarkan anak-anak Ruben: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi. Ini adalah catatan silsilah yang penting untuk mempertahankan identitas dan hak waris suku Ruben, meskipun mereka tidak mendapatkan hak sulung.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:4
Ayat ini melanjutkan silsilah keturunan Ruben dari Yoel hingga Semaya, Gog, dan Simei. Ini menunjukkan kesinambungan garis keturunan dan bagaimana Allah memelihara setiap generasi, bahkan melalui orang-orang yang tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:5
Ayat ini melanjutkan silsilah: Simei memperanakkan Mikha, Mikha memperanakkan Reaya, dan Reaya memperanakkan Baal. Daftar ini menegaskan kepemilikan tanah dan hak waris suku Ruben sepanjang sejarah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:6
Beera, keturunan Baal, disebut sebagai pemimpin suku Ruben, tetapi ia dibawa ke pengasingan oleh Tiglat-Pileser, raja Asyur. Ini menunjukkan bahwa akibat dosa, umat Allah bisa kehilangan tanah dan status mereka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:7
Ayat ini mencatat daftar keturunan Ruben: Yeiel sebagai kepala, lalu Zakharia, dan Bela. Ini menunjukkan pentingnya silsilah bagi orang Israel, karena identitas dan hak waris mereka terkait erat dengan garis keturunan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:8
Bela, keturunan Yoel, tinggal di Aroer sampai Nebo dan Baal-Meon, wilayah di sebelah timur Sungai Yordan. Ini menunjukkan bahwa suku Ruben mendiami daerah yang subur dan strategis, tetapi juga rawan konflik.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:9
Orang Ruben meluas sampai ke Sungai Efrat karena ternak mereka banyak. Ini menunjukkan berkat Tuhan atas mereka, tetapi juga mengingatkan bahwa kekayaan bisa membuat kita bergeser dari pusat kehendak-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 5:10
Pada zaman Saul, orang Ruben berperang melawan orang Hagri dan menang, lalu mendiami daerah mereka. Kemenangan ini terjadi karena mereka berseru kepada Allah dan percaya kepada-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →