Pawai ke Benteng Yebus
1 Tawarikh 11:4-9
Daud Merebut Yerusalem
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Menuju Kota Impian
Daud dan seluruh Israel berjalan dari Hebron ke Yerusalem, yang saat itu masih bernama Yebus dan dihuni oleh orang Yebus. Ini adalah langkah strategis untuk menjadikan Yerusalem sebagai pusat politik dan spiritual.
Di mana
Hebron & Yerusalem
Perjalanan dari Hebron ke Yerusalem
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Penyusun sejarah Israel pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Umat Israel
Pembaca yang kembali dari pembuangan, membutuhkan identitas
Arti tiap ayat
Penjelasan 1 Tawarikh 11:4-9 Ayat per Ayat
1 Tawarikh 11:4
Daud dan seluruh Israel pergi ke Yerusalem, yang saat itu disebut Yebus, tempat tinggal orang Yebus. Ini menunjukkan awal dari penaklukan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 11:5
Orang Yebus menantang Daud bahwa dia tidak dapat masuk, tetapi Daud merebut benteng Sion, yang kemudian disebut Kota Daud. Ini menunjukkan keberanian dan keyakinan Daud akan janji Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 11:6
Daud mengumumkan bahwa siapa yang lebih dahulu menyerang orang Yebus akan menjadi kepala dan pemimpin. Yoab maju dan mendapatkan posisi tersebut, menunjukkan bahwa kepemimpinan diberikan kepada yang berani dan bertindak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 11:7
Daud menjadikan benteng Yebus yang direbutnya sebagai tempat tinggalnya, dan benteng itu dinamakan Kota Daud. Ini menandai Yerusalem sebagai pusat pemerintahan dan simbol penyatuan Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 11:8
Daud membangun kota sekeliling benteng, dari Milo sampai sekelilingnya, dan Yoab memperbaiki bagian lainnya. Ini menunjukkan pembangunan dan penguatan Yerusalem sebagai ibu kota.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Tawarikh 11:9
Daud semakin besar kuasanya karena TUHAN semesta alam menyertai dia. Keberhasilan Daud bukan karena kekuatannya sendiri, melainkan karena penyertaan Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →