Menantang Benteng Sion

1 Tawarikh 11:5

Daud Diurapi, Yerusalem Direbut

Penduduk Yebus berkata kepada Daud, “Kamu tidak dapat masuk kemari.” Namun, Daud merebut benteng pertahanan Sion, yaitu kota Daud.

1 Tawarikh 11:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 11:5?

Orang Yebus menantang Daud bahwa dia tidak dapat masuk, tetapi Daud merebut benteng Sion, yang kemudian disebut Kota Daud. Ini menunjukkan keberanian dan keyakinan Daud akan janji Tuhan.

Latar belakang

Tantangan dari Atas Tembok

Orang Yebus mengejek Daud, mengatakan bahwa orang buta dan lumpuh pun bisa menghalangi dia. Mereka merasa benteng Sion tak terkalahkan. Namun, Daud justru berhasil merebutnya.

Di mana

Yerusalem

Di bawah tembok benteng Sion

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud tiba di Yerusalem
Yoab menjadi kepala pasukan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Penyusun sejarah Israel pasca-pembuangan, ~400 SM

U

Kepada

Umat Israel

Pembaca yang kembali dari pembuangan, membutuhkan identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יֹשֵׁב

yoshev · penduduk

orang yang duduk atau berdiam di suatu tempat

מְצוּדָה

metzudah · benteng

benteng pertahanan yang kuat, sering di atas bukit

צִיּוֹן

Tsiyon · Sion

bukit atau tanduk; nama benteng Yerusalem

Sion bukan sekadar 'benteng', melainkan 'tanduk' yang menonjol—simbol kekuatan. Mengejeknya berarti meremehkan kuasa Allah yang menyertai Daud.

Tahukah kamu

Kutukan Buta dan Lumpuh?

Daud kemudian melarang orang buta dan lumpuh masuk ke rumah TUHAN (2 Sam 5:8). Ini mungkin berakar pada ejekan orang Yebus, bukan diskriminasi fisik semata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 11:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 11:5

✕  Sering dikira

Mengira 'benteng Sion' adalah seluruh kota Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Sion awalnya hanya benteng kecil di bukit, bukan seluruh kota.

✕  Sering dikira

Mengira orang Yebus adalah raksasa yang kuat secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hanya merasa aman karena benteng yang tinggi.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 11:5

Kita sering menghadapi penghalang yang tampaknya mustahil. Seperti Daud, kita harus melangkah maju dalam iman, bukan mundur karena ketakutan.

Tuhan, berikan kami iman untuk percaya bahwa Engkau mampu membuka jalan, bahkan ketika rintangan tampak mustahil. Amin.