Keledai ditemukan, takhta menanti
1 Samuel 9:20
Saul Bertemu Samuel: Jalan Tak Terduga Menuju Takhta
PerikopSaul Mencari Keledai Ayahnya · 1 Samuel 9:1-27 →“Tentang keledai-keledaimu yang telah hilang tiga hari yang lalu, janganlah hatimu susah, sebab mereka sudah ditemukan. Namun, siapakah yang memiliki segala keinginan orang Israel? Bukankah semua itu ada padamu dan seluruh keturunan keluargamu?””1 Samuel 9:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adapun keledai-keledaimu, yang telah hilang tiga hari lamanya sampai sekarang, janganlah engkau kuatir, sebab telah diketemukan. Tetapi siapakah yang memiliki segala yang diingini orang Israel? Bukankah itu ada padamu dan pada seluruh kaum keluargamu?"”1 Samuel 9:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tentang keledai-keledaimu yang hilang tiga hari yang lalu itu, jangan khawatir, karena sudah ditemukan. Lagipula, yang paling berharga di seluruh Israel akan diberikan kepadamu dan keluarga ayahmu."”1 Samuel 9:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan kuatir tentang keledai-keledaimu yang hilang tiga hari yang lalu, karena mereka sudah ditemukan. Tetapi kamu dan keluargamu adalah inti dari harapan seluruh bangsa Israel!””1 Samuel 9:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And as for thine asses that were lost three days ago, set not thy mind on them; for they are found. And on whom is all the desire of Israel? Is it not on thee, and on all thy father’s house?”1 Samuel 9:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 9:20?
Samuel menenangkan Saul tentang keledai yang hilang, karena telah ditemukan. Kemudian ia menyinggung bahwa segala keinginan orang Israel tertuju kepada Saul dan keluarganya, yang merupakan petunjuk bahwa Saul akan menjadi raja, meskipun Saul belum memahaminya.
Latar belakang
Kabar yang menghilangkan kekhawatiran
Samuel menenangkan Saul tentang keledai yang hilang: sudah ditemukan. Lalu dia memberikan petunjuk yang membingungkan: Saul akan menjadi pusat keinginan seluruh Israel. Ini adalah cara halus untuk menyampaikan bahwa Saul akan menjadi raja.
Di mana
Zuf (dekat kota Rama)
Di gerbang kota, sebelum naik ke bukit pengorbanan
Kapan
~1050 SM
Periode hakim-hakim, transisi ke monarki
Yang berbicara
Samuel
nabi tua dan hakim Israel, dihormati semua orang
Kepada
Saul
pemuda Benyamin, tampan dan tinggi, sedang mencari keledai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֵב
lev · hatimu
hati, pusat pikiran dan perasaan
יָרֵא
yare · susah
takut, khawatir, atau cemas
חֵפֶץ
chefets · keinginan
keinginan, kesukaan, atau objek yang diinginkan
Frasa 'jangan khawatir' dan 'keinginan Israel' menunjukkan bahwa Tuhan mengganti kekhawatiran manusia dengan panggilan yang lebih besar. Saul harus melepaskan fokus pada keledai untuk melihat kehendak Tuhan.
Tahukah kamu
Keledai yang hilang
Keledai bukan sekadar hewan ternak, tetapi aset berharga untuk transportasi dan pertanian. Kehilangan itu adalah masalah besar bagi keluarga.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 9:20
1 Petrus 5:7
Tuhan memelihara
“Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
Amsal 21:1
Tuhan mengarahkan hati
“Hati raja seperti batang air di tangan TUHAN; Dia mengalirkannya ke mana saja Dia mau.”
Matius 6:33
prioritaskan panggilan
“Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 9:20
✕ Sering dikira
Menganggap Samuel berbicara tentang keinginan pribadi Saul
✓ Yang sebenarnya
Samuel berbicara tentang keinginan bangsa Israel akan seorang raja (seperti di pasal 8), bukan keinginan Saul sendiri.
✕ Sering dikira
Mengira keledai yang hilang hanya masalah sepele
✓ Yang sebenarnya
Keledai adalah aset ekonomi penting; kehilangan itu serius, tetapi Tuhan juga peduli pada masalah kecil.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 9:20
Tuhan mengetahui kekhawatiran kita dan sering kali telah menyelesaikannya sebelum kita mengetahuinya. Saat kita cemas, ingatlah bahwa Tuhan bekerja di balik layar untuk rencana yang lebih besar bagi kita.
Bapa, ajarku untuk percaya bahwa Engkau memegang kendali atas setiap kekhawatiranku. Amin.