Saul merendahkan diri di hadapan Samuel
1 Samuel 9:21
Saul Bertemu Samuel: Jalan Tak Terduga Menuju Takhta
PerikopSaul Mencari Keledai Ayahnya · 1 Samuel 9:1-27 →“Saul menjawab, “Bukankah aku ini orang Benyamin, dari suku yang terkecil di Israel? Bukankah keluargaku yang paling kecil dari seluruh keturunan suku Benyamin? Mengapa engkau mengatakan perkataan ini kepadaku?””1 Samuel 9:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jawab Saul: "Bukankah aku seorang suku Benyamin, suku yang terkecil di Israel? Dan bukankah kaumku yang paling hina dari segala kaum suku Benyamin? Mengapa bapa berkata demikian kepadaku?"”1 Samuel 9:21 · TB
Terjemahan Baru
“Saul menjawab, "Aku ini dari suku Benyamin, suku yang paling kecil di Israel, dan lagi keluargaku yang paling tidak berarti dalam suku itu. Jadi mengapa Bapak berkata begitu kepadaku?"”1 Samuel 9:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Saul menjawab, “Saya hanya orang biasa yang berasal dari suku Benyamin, suku yang paling kecil dari antara semua suku Israel. Dan keluarga saya dianggap paling rendah dari antara semua keluarga di suku itu. Mengapa Bapak berkata seperti itu kepada saya?””1 Samuel 9:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul answered and said, Am not I a Benjamite, of the smallest of the tribes of Israel? and my family the least of all the families of the tribe of Benjamin? wherefore then speakest thou so to me?”1 Samuel 9:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 9:21?
Saul merendahkan diri, menyebut sukunya yang terkecil dan keluarganya yang paling kecil di antara suku Benyamin. Ia merasa tidak layak menerima kehormatan yang disiratkan Samuel, menunjukkan kerendahan hati meskipun ia akan diangkat menjadi raja.
Latar belakang
Ketidakpercayaan Saul
Saul merespons perkataan Samuel dengan merendahkan diri: sukunya yang terkecil, keluarganya yang paling kecil. Ini menunjukkan kerendahan hati, tetapi juga mungkin ragu bahwa dirinya layak menjadi raja.
Di mana
Zuf (dekat kota Rama)
Di gerbang kota, sebelum naik ke bukit pengorbanan
Kapan
~1050 SM
Periode hakim-hakim, transisi ke monarki
Yang berbicara
Saul
pemuda Benyamin, tampan dan tinggi, sedang mencari keledai
Kepada
Samuel
nabi tua dan hakim Israel, dihormati semua orang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צָעִיר
tsa'ir · terkecil
kecil, muda, tidak penting
מִשְׁפָּחָה
mishpachah · keluarga
keluarga besar atau klan
לָמָּה
lammah · mengapa
pertanyaan retoris yang menunjukkan kebingungan
Saul memakai kata 'terkecil' dan 'keluarga' untuk menunjukkan statusnya yang rendah, tetapi justru Tuhan memilih yang kecil untuk menjadi besar. Ini mengingatkan bahwa panggilan Tuhan tidak bergantung pada status manusia.
Tahukah kamu
Suku Benyamin yang 'terkecil'
Suku Benyamin hampir punah setelah perang saudara (Hakim-hakim 20-21), sehingga statusnya sangat rendah. Saul tahu ini, jadi dia merasa tak layak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 9:21
1 Korintus 1:27
Tuhan memilih yang kecil
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat...”
Hakim-hakim 6:15
Gideon juga merasa kecil
“Tetapi jawabnya kepada-Nya: 'Ah, Tuhan, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling kecil di antara suku Manasye...'”
1 Samuel 15:17
panggilan dari rendah
“Dan Samuel berkata: 'Bukankah engkau kecil pada pemandanganmu sendiri? Bukankah engkau kemudian menjadi kepala atas suku-suku Israel? TUHAN mengurapi engkau menjadi raja atas Israel.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 9:21
✕ Sering dikira
Menganggap Saul sombong karena menyebut sukunya terkecil
✓ Yang sebenarnya
Saul justru merendahkan diri, mungkin karena merasa tidak layak.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa suku Benyamin selalu kecil sejak awal
✓ Yang sebenarnya
Suku Benyamin dulu punya jumlah besar, tetapi hampir musnah pada zaman Hakim-hakim, sehingga kecil di zaman Saul.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 9:21
Kerendahan hati adalah kualitas yang dihargai Tuhan. Ketika kita merasa tidak layak, justru di situlah Tuhan dapat memakai kita dengan luar biasa, karena kita tidak mengandalkan kekuatan sendiri.
Tuhan, jauhkanlah aku dari kesombongan dan ajarku untuk selalu rendah hati di hadapan-Mu. Amin.