Saul Minta Dihormati di Depan Tua-tua
1 Samuel 15:30
Ketaatan Lebih Baik dari Kurban
PerikopDosa Saul · 1 Samuel 15:10-35 →“Saul berkata, “Aku berdosa, tetapi sekarang hormatilah aku di hadapan para tua-tua bangsaku dan di hadapan orang Israel, dan kembalilah bersamaku supaya aku sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu.””1 Samuel 15:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kata Saul: "Aku telah berdosa; tetapi tunjukkanlah juga hormatmu kepadaku sekarang di depan para tua-tua bangsaku dan di depan orang Israel. Kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu."”1 Samuel 15:30 · TB
Terjemahan Baru
“Saul menjawab, "Aku telah berdosa. Tetapi tolonglah Pak, kembalilah bersama-sama dengan aku supaya aku dapat beribadat kepada TUHAN Allah Bapa. Dengan demikian Bapak menghormati aku di depan para pemimpin bangsaku dan di depan seluruh Israel."”1 Samuel 15:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Saul berkata lagi, “Benar Bapak! Saya sudah berbuat dosa. Namun saya mohon tunjukkanlah hormat kepada saya di hadapan para tua-tua dan di hadapan umat Israel. Kembalilah bersama saya agar saya bisa menyembah TUHAN Allahmu.””1 Samuel 15:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then he said, I have sinned: yet honour me now, I pray thee, before the elders of my people, and before Israel, and turn again with me, that I may worship the LORD thy God.”1 Samuel 15:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 15:30?
Saul kembali meminta maaf dan meminta Samuel untuk menghormatinya di depan para tua-tua dan orang Israel, serta kembali bersamanya untuk beribadah. Permintaan ini menunjukkan bahwa Saul lebih peduli pada penampilan dan reputasinya di mata manusia daripada pada hubungannya dengan Tuhan.
Latar belakang
Saul Mengaku Dosa di Hadapan Samuel
Saul mengakui dosanya untuk kedua kalinya, tetapi kali ini dengan motif yang jelas: ingin dihormati di depan tua-tua dan rakyat. Ia menginginkan Samuel menjadi 'saksi' bahwa ia masih dihormati.
Di mana
Gilgal
Percakapan pribadi di tengah perkemahan
Kapan
~1020 SM
Masa Hakim-hakim dan Raja
Yang berbicara
Saul
Raja Israel yang telah ditolak, berusaha menyelamatkan reputasi
Kepada
Samuel
Nabi yang telah menyampaikan firman, keras namun adil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּבַד
kavad · menghormatilah
memberi bobot atau kemuliaan
זָקֵן
zaqen · tua-tua
sesepuh, pemimpin
אֱלֹהִים
Elohim · Allahmu
Allah (jamak kehormatan)
Kata 'hormati' berakar dari 'kavad' yang berarti 'berat' atau 'bermakna'. Saul ingin agar Samuel memberi 'bobot' kepadanya di hadapan para pemimpin, tetapi bobot sejati datang dari ketaatan, bukan dari pujian manusia.
Tahukah kamu
Motif Ganda Pengakuan Saul
Saul tidak minta ampun kepada Allah, tetapi minta Samuel menghormatinya. Ini menunjukkan hatinya lebih peduli pada gengsi daripada pertobatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 15:30
Amsal 29:25
Takut pada manusia
“Takut kepada orang adalah jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, ia akan dilindungi.”
Yohanes 12:43
Lebih suka hormat
“Mereka lebih suka kemuliaan manusia daripada kemuliaan Allah.”
Matius 23:12
Hormat yang benar
“Siapa yang meninggikan diri akan direndahkan, dan siapa yang merendahkan diri akan ditinggikan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 15:30
✕ Sering dikira
Saul benar-benar bertobat dan minta ampun kepada Allah.
✓ Yang sebenarnya
Permintaan Saul lebih kepada pemulihan citra di depan manusia, bukan perubahan hati.
✕ Sering dikira
Samuel akhirnya setuju mengikuti Saul karena merasa kasihan.
✓ Yang sebenarnya
Samuel ikut untuk menuntaskan urusan, bukan karena memaafkan Saul.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 15:30
Jangan biarkan kita lebih mementingkan gengsi atau penilaian orang lain daripada pertobatan yang sungguh. Sering kali kita ingin terlihat baik di depan orang, padahal hati kita belum beres di hadapan Tuhan. Mari kita utamakan integritas di hadapan Allah.
Tuhan, jauhkanlah aku dari sikap munafik yang mementingkan penampilan. Buatlah hatiku benar di hadapan-Mu. Amin.