Saul berhenti memburu Daud

1 Samuel 27:4

Daud bergabung dengan Filistin

Setelah Saul diberi tahu bahwa Daud melarikan diri ke Gat, dia tidak lagi mencarinya.

1 Samuel 27:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 27:4?

Ketika Saul mendengar Daud berada di Gat, ia berhenti mencarinya. Sekalipun Daud melarikan diri karena takut, kenyataannya Saul tidak lagi mengejarnya. Ini menunjukkan bahwa rencana Daud berhasil, tetapi sebelumnya ia sudah bertindak karena putus asa.

Latar belakang

Pengejaran berakhir

Saul tahu Daud telah melarikan diri ke Gat, kota orang Filistin, jadi ia berhenti mencarinya. Ini menutup babak pengejaran Saul yang panjang dan memberi Daud kelegaan.

Di mana

Gat, kota Filistin

Gat, kota Filistin

Kapan

~1015 SM

Kerajaan Saul dan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
David di Gat
Serangan ke Amalek
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi/penulis sejarah, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang mengenal sejarah mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּקַשׁ

baqash · mencarinya

Mencari, menuntut, menginginkan

אָמַר

amar · firasat

Berkata dalam hati, berpikir

מָלַט

malat · melarikan diri

Lolos, terluput dari bahaya

Kata 'mencari' (baqash) menunjukkan Saul aktif mengejar, tetapi Daud 'lolos' (malat) karena Tuhan. Ini mengingatkan bahwa perlindungan Tuhan lebih kuat daripada usaha manusia.

Tahukah kamu

Gat bukan tempat aman

Gat adalah kota asal Goliat, raksasa yang dibunuh Daud. Daud datang ke sarang musuh demi keselamatan!

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 27:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 27:4

✕  Sering dikira

Mengira Saul berhenti karena takut pada Filistin.

✓  Yang sebenarnya

Saul berhenti karena Daud di luar jangkauannya, bukan karena takut.

✕  Sering dikira

Berpikir Daud aman dan tidak akan menghadapi masalah lagi.

✓  Yang sebenarnya

Daud tetap dalam bahaya, harus berdiplomasi dengan orang Filistin.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 27:4

Terkadang kita khawatir berlebihan tentang hal yang belum tentu terjadi. Padahal jika kita bersabar, masalah bisa selesai dengan sendirinya. Belajarlah untuk menyerahkan kekhawatiran kita kepada Tuhan dan jangan biarkan rasa takut mengendalikan keputusan.

Bapa, ampuni aku karena sering terlalu cemas; ajari aku untuk mempercayakan hari esok kepada-Mu dan tidak bertindak karena takut. Amin.