Tinggal di Gat

1 Samuel 27:3

Daud Berlindung di Negeri Filistin

PerikopDaud Tinggal Bersama Orang Filistin · 1 Samuel 27:1-7 →
“Daud beserta orang-orangnya tinggal dengan Akhis di Gat, masing-masing dengan keluarganya. Daud dan kedua istrinya, yaitu Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, istri Nabal, perempuan Karmel.”

1 Samuel 27:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 27:3?

Daud dan orang-orangnya tinggal di Gat bersama keluarga mereka. Daud membawa kedua istrinya, Ahinoam dan Abigail. Ini menunjukkan bahwa keputusan Daud mempengaruhi banyak orang, bukan hanya dirinya sendiri.

Latar belakang

Hidup di Pembuangan

Daud dan anak buahnya menetap di Gat bersama keluarga masing-masing. Daud membawa kedua istrinya, Ahinoam dan Abigail, menandakan bahwa ia membangun rumah tangga di tempat asing.

Di mana

Gat

Kota Filistin, tempat tinggal sementara

Kapan

~1000 SM

Masa pemerintahan Saul hingga Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tiba di Gat
Saul berhenti mencari
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi Samuel (atau sumbernya)

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan sepanjang masa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשַׁב

yashav · tinggal

duduk, menetap, tinggal

בַּיִת

bayit · keluarganya

rumah, rumah tangga, keluarga

אִשָּׁה

ishshah · istrinya

perempuan, istri

Kata 'tinggal' dan 'keluarga' menunjukkan Daud membangun kehidupan di tempat asing. Kata 'istri' menekankan bahwa ia tetap memelihara hubungan keluarga, meskipun dalam situasi tidak ideal.

Tahukah kamu

Dua Istri Daud

Ahinoam dan Abigail adalah istri-istri Daud yang disebutkan di pasal 25. Abigail sebelumnya istri Nabal yang kaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 27:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 27:3

✕  Sering dikira

Daud menikah lagi di Filistin.

✓  Yang sebenarnya

Daud sudah memiliki dua istri sebelum datang ke Gat; tidak ada pernikahan baru dicatat di sini.

✕  Sering dikira

Mereka tinggal dengan nyaman di Gat.

✓  Yang sebenarnya

Mereka hidup sebagai orang asing dan pelarian, penuh ketidakpastian.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 27:3

Keputusan kita tidak pernah berdiri sendiri; selalu mempengaruhi orang lain. Saat mengambil langkah besar, pikirkan juga dampaknya bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Diskusikan dan berdoalah bersama mereka.

Tuhan, tolong aku untuk mempertimbangkan kebutuhan keluargaku dalam setiap keputusan besar, dan bimbinglah kami bersama. Amin.