Daud mengubah perilakunya
Mazmur 34:1
Pujian dalam Perlindungan
PerikopPenghargaan atas Pembebasan · Mazmur 34:1-22 →“Nyanyian Daud ketika dia mengubah perilakunya di hadapan Abimelekh, yang mengusirnya, lalu dia pergi. (34-2) Aku akan memuji TUHAN setiap waktu; mulutku akan terus-menerus memuji Engkau.”Mazmur 34:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari Daud, pada waktu ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir, lalu pergi. (34-2) Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku. Mazmur 34.2–9 63”Mazmur 34:1 · TB
Terjemahan Baru
“Mazmur Daud, ketika ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir lalu pergi. (34-2) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN setiap waktu, dan tak henti-hentinya memuji Dia.”Mazmur 34:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I will bless the LORD at all times: his praise shall continually be in my mouth.”Mazmur 34:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 34:1?
Mazmur ini adalah nyanyian Daud yang ditulis saat ia berpura-pura gila di hadapan Abimelekh. Ayat pertama adalah pengantar yang menjelaskan konteksnya, dan Daud berkomitmen untuk memuji TUHAN setiap waktu, bahkan dalam keadaan sulit.
Latar belakang
Nyanyian di tengah bahaya
Daud baru saja lolos dari bahaya maut di hadapan Abimelekh (raja Gat) dengan berpura-pura gila. Ia menulis mazmur ini sebagai ucapan syukur, dan mengajak umat untuk memuji TUHAN setiap waktu, karena Ia telah menjawab doanya.
Di mana
Gat (kemungkinan, tempat penulisan mazmur ini)
Saat dalam pelarian dari Saul, setelah berpura-pura gila di depan Raja Abimelekh (Akhis)
Kapan
~1020 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel kedua, pemazmur, ~30 tahun saat peristiwa ini
Kepada
Jemaat Israel
Umat pilihan Allah, pembaca Mazmur
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרַךְ
barakh · memuji
memberkati, memuji, mengucapkan selamat
בְּכָל־עֵת
bekhol-et · setiap waktu
pada semua waktu, tanpa kecuali
תָּמִיד
tamid · terus-menerus
selalu, terus-menerus, tetap
Pujian bukan hanya saat senang, tetapi 'barakh' (memberkati) Tuhan sebagai tindakan berkelanjutan, 'tamid' (terus-menerus) — ini panggilan untuk menjadikan pujian sebagai gaya hidup, bukan respons situasional.
Tahukah kamu
Tulisan di atas pintu?
Dalam tradisi Yahudi, ayat ini sering dipakai sebagai doa pagi. Beberapa orang menulisnya di pintu rumah, mengingatkan untuk memuji Tuhan sepanjang hari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 34:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 34:1
✕ Sering dikira
Anggap pujian hanya untuk perasaan baik.
✓ Yang sebenarnya
Pujian adalah tindakan iman yang dilakukan dalam segala keadaan, bukan hanya saat suasana hati sedang baik.
✕ Sering dikira
Mengira 'setiap waktu' berarti harus selalu bernyanyi di gereja.
✓ Yang sebenarnya
Ini tentang sikap hati yang mengandalkan Tuhan di setiap momen, bukan aktivitas lahiriah terus-menerus.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 34:1
Ketika menghadapi masalah, ingatlah bahwa Daud tetap memuji Tuhan. Kita bisa memilih untuk fokus pada kebaikan Tuhan daripada kekhawatiran kita, dan menjadikan pujian sebagai gaya hidup, bukan hanya saat senang.
Tuhan, ajari aku untuk memuji-Mu setiap waktu, terutama saat aku menghadapi kesulitan. Amin.